Rabu, 01 Agustus 2012

SELALU POSITIF & FOKUS

Bulan May 12, saya masih semangat lari, sampai saya merasakan sakit nyeri di lutut kanan yang berlanjut selama 2 minggu. Akhirnya saya ke dokter, di rontgen dan menurut dokter, terjadi penipisan di tulang rawan yang menjadi bantalan antara paha dan betis dan sebaiknya berhenti lari dan melakukan cross training yaitu: berenang dan bersepeda.
Wah, ada apa nih? Berhenti lari? Ya,  kaget sih, tapi harus dilakukan karena sakitnya sudah cukup mengganggu. Berenang & bersepeda sepertinya cukup menyenangkan, dan saya langsung mencobanya. Saya mulai berenang dan bersepeda tepat satu minggu setelah di informasikan oleh dokter untuk stop lari sementara.
Ternyata berenang & bersepeda menyenangkan! Menyesal juga tidak dimulai dari dulu, apalagi terrnyata anak-anak suka sekali berenang. Dan dimulailah berenang bersama keluarga dan bersepeda.
Untuk bersepeda, cukup menjadi tantangan karena bersepeda di jalan raya di jakarta jam 5 pagi dini hari ternyata cukup “seru” mobil & motor ngebut karena jalanan kosong, metro mini baru keluar dari poolnya. Dalam beberapa waktu, sudah cukup buat saya untuk adaptasi, walaupun cukup “seru” tapi menyenangkan karena untu jarak yang sama dengan lari rutin saya per minggu (10 km) yang secara umum dicapai dalam waktu 1 jam, saya bisa selesaikan dalam waktu 35 menitan.
Point saya dengan cerita di atas adalah: bahwa semua kendala, pasti ada jalan keluarnya, jika harus stop lari (sementara), banyak olahraga cardio yang bisa dilakukan seperti berenang dan bersepeda. Banyak hal menarik yang bisa didapatkan dari cara alternatif yang kita lakukan. Yang penting adalah: SEGERA LAKUKAN!!
Cerita berlanjut, ternyata, setelah berenang dan bersepeda, nyeri di lutut masih ada dan belum hilang sepenuhnya, kembalilah saya ke dokter dan oleh dokter disarankan untuk dilakukan fisioterapi.
Hmmm....cool.....karena fisioterapi akibat cedera terdengar seperti atlit nasional. Yah sudahlah, saya harus lakukan terapi untuk menyembuhkan kaki ini.Dibulan puasa tahun 2012 ini, saya beristirahat penuh untuk kaki saya dan melakukan fisioterapi secara rutin.
Yang saya pastikan, dibulan December 2012, saya pasti akan lari untuk 10 km lagi secara rutin. Banyak hal yang harus dilakukan untuk memperkuat kaki saya dan pasti akan saya lakukan karena saya suka lari.
Saya akan tetap melanjutkan renang dan bersepeda dan jika di ijinkan Allah SWT, saya akan mengikuti triathlon di tahun 2013 nanti sebelum bulan December tiba.
Cerita ini saya tulis, untuk memastikan focus saya. Saya akan berlari 10 km dibulan Desember 2012 dan akan mengikuti event triathlon di tahun 2013.
STAY FOCUS!

Sabtu, 12 Mei 2012

Lari yang merubah hidup

Lari yang merubah hidup.
Pada saat menulis artikel ini, tinggal 6 hari lagi menuju event yang akan menjadi event bersejarah buat hidup saya, yaitu mengikuti race 21 KM (half marathon). Hal yang menurut saya sangat tidak mungkin awalnya.
Kalau mengingat bagaimana saya lari, awalnya sederhana, saya ingin hidup sehat dan lama. Hal ini dikarenakan saya melihat sendiri bagaimana papa, om & tante saya meninggal dikarenakan kanker di usia 60an di tahun 2004 – 2006. Saya takut sekali karena menyadari bahwa jika keluarga dari papa saya bisa mengalami hal ini, maka akan besar kemungkinan cancer menjadi penyakit keturunan di keluarga kami.
Saya melakukan sedikit riset dan menemukan bahwa setiap manusia mempunyai gen yang bisa menjadi cancer (saya sudah lupa artikelnya), dan tergantung oleh manusianya yang bisa menyebabkan cancer ini menjadi besar/penyakit atau tetap hanya berupa gen saja dan tidak menggangu.
Saya juga mempelajari bahwa berat badan berlebihan serta pola makan yang salah menjadi satu faktor penting pemicu terjadinya cancer di tubuh kita. Lalu, saya mengevaluasi diri (saat itu), dengan usia 34-35, tinggi badan 172 cm, berat 87-89 Kg serta pola makan “hidup senang” saya (junk food, makanan santan – rumah makan padang) setiap hari, saya merupakan calon utama untuk mendapatkan cancer (atau stroke) diusia sebelum 40 tahun! Hal ini sangat menakutkan buat saya dan saya memutuskan untuk berubah.
Perubahan itu adalah MAHAL! ...saya melakukan beberapa hal penting yang terkait yaitu: mempelajari dan melakukannya. Mempelajari adalah hal yang mahal karena saya membeli majalah-majalah olahraga import (yang harganya diatas 100 ribuan) dan saya membeli dalam jumlah banyak dan selanjutnya mempelajari melalui internet. Hal ini saya lakukan dikarenakan saya sangat ingin berhasil secara benar.
Mahal!
Mahal untuk materi pembelajaran diikuti dengan mahal untuk pola makan, berubah menjadi makanan sehat ternyata membuat makanan menjadi mahal, dikarenakan saya harus mengganti makan nasi dimalam hari menjadi banyak makan buah, merubah makan siang (pola banyak nasi dengan lauk secukupnya menjadi nasi sedikit serta lauk banyak variasi) serta saya memakan suplement sebagai penunjang makanan yang tubuh perlukan tetapi tidak sempat terisi. Lalu, mahal selanjutnya adalah pada tahap awal proses perubahan pola makan ini, dikarenakan saya berasal dari keluarga Sumatera Barat yang sangat menghargai tamu yang makan banyak (dan selalu punya banyak acara), saya tetap datang tetapi makan secukupnya, yang sangat mudah terlihat dan tentunya, selalu ditanyakan kenapa. Awal-awalnya cukup berat tetapi lama-lama terbiasa juga. Tentunya, hal ini dikarenakan karena saya mempunyai istri yang sangat pengertian dan selalu mendukung saya. Ternyata, hal ini menjadi hal yang paling penting tercapainya tujuan saya, dikarenakan kegagalan utama biasanya jika tidak didukung pasangan hidup.
Lakukan!
Saya suka dengan quote: perjalanan 1000 mile dimulai dengan1 langkah. Awalnya, saya tidak punya program khusus. Dari semua majalah yang saya baca tersebut, walaupun mereka memberikan banyak program, majalah-majalah tersebut selalu menyarankan, mulai saja dulu.
Saya memulai berlari dengan 10 menit pada saat bangun pagi, diawali 2-3 kali seminggu, bertahap menjadi 3-5 kali. Lalu pada hari Sabtu & Minggu, saya melakukan lari jauh. Lari jauh ini diawali lari selama 30 menit tanpa henti dan selalu ditingkatkan. Rekor saya adalah lari 2 jam tanpa henti.
Hasil
Saya berlari, berolahraga serta melakukan pola hidup sehat yang membuat saya berhasil menurunkan berat dari 87 Kg (BMI 29.4 – Overweight) ditahun 2008 menjadi 72 Kg (BMI 24.3 – Normal) ditahun 2010. Perlu keyakinan besar dikarenakan 2 tahun adalah waktu yang cukup lama mengingat banyak nya lari yang dilakukan setiap minggu. Apalagi dengan banyaknya pertanyaan dari keluarga (yang rata-rata berukuran besar), apakah saya sakit? Kalau terlalu kurus bisa sakit dan sebagainya. Saya akan menanggapi semua dengans senyum.
Kalau saya berdiri dicermin saat ini, saya bersyukur bahwa saya memiliki tubuh yang bagus. Dan saya yakin bahwa ALLAH maha ADIL, jika saya berusaha hidup sehat, maka saya akan mendapatkan sehat tersebut.
Rencana Selanjutnya
Saya mempunyai mimpi untuk mengikuti marathon (Dec 2012), lalu, triathlon (sprint triathlon – 2012). Dan saya yakin semua mimpi-mimpi saya akan menjadi kenyataan dikarenakan dukungan kuat dari istri dan lingkungan saya saat ini yang bergabung dengan grup lari yang berisikan pelari yang telah mengikuti marathon dan triathlon. Mereka selalu mendukung mimpi-mimpi dari para pelari pemula, bahkan mereka memberikan saran yang sangat berharga.
Create Date: 28 November 2011

Selasa, 01 Mei 2012

My blog is coming out!

Finally, I created my own blog!
Even to start something takes time, I am having doubt about the name, the contents, the audience, etc, but at the end, I just realized, this blog is for me.
I will share to the world that I will improve myself by finding a way to chase excellence.


🌱 3 Pilar Mentorship yang Membentuk Pemimpin Generasi Berikutnya

Harus diakui, kalau ada kepuasan yang berbeda ketika saya melihat seseorang yang pernah saya mentori berhasil memimpin timnya sendir...