Minggu, 02 April 2023

Review Buku Think Again oleh Adam Grant

Mobil Lamborghini masuk jalur Transjakarta dan mogok, berita dari detiknews tertanggal 14 January 2023. Ternyata mobil mengalami gangguan di radiator dan pengemudi memutuskan untuk masuk ke jalur transjakarta dan menghentikan mobilnya di sana. Mobil terhenti selama 30 menit dan ditilang oleh polisi. Sebaiknya, pengemudi sebaiknya berpikir ulang sebelum memasukkan mobilnya ke jalur transjakarta karena jalur tersebut adalah jalur umum.


Berpikir Kembali menjadi tema dari buku Think again oleh Adam Grant. Buku ini sangat menarik dan membuat saya berpikir Kembali mengenai aktivitas harian yang saya lakukan. Topik yang dibahas dalam buku ini adalah:

Berpikir Kembali. Kebutuhan untuk membuka pikiran kembali dan meragukan keyakinan yang kita pegang. Kita perlu membiasakan diri untuk menyediakan waktu untuk berpikir Kembali mengenai keputusan-keputusan sudah pernah dibuat dan melihat Kembali apakah ada area yang bisa diperbaiki.

Overconfidence. Bahaya overconfidence atau terlalu percaya diri dalam membuat keputusan, dan pentingnya sikap kritis terhadap diri sendiri. Overconfidence bisa membuat kita mengabaikan hal-hal yang belum kita ketahui atau tidak terlihat, sehingga kita tidak mempersiapkan diri untuk menghadapi situasi yang tidak diinginkan.

Persepktif yang berbeda. Pentingnya mencari perspektif yang berbeda, baik itu melalui bertukar ide dengan orang lain, membaca sumber yang berbeda, atau berinteraksi dengan orang-orang dari latar belakang yang berbeda.

Kritik membangun. Perlu mempelajari cara memberikan kritik yang membangun dan menerima kritik dengan terbuka, serta pentingnya merangkul keragaman dalam tim dan organisasi. Utamanya kritik membangun perlu dilakukan secara Pribadi dan focus pada perilaku, bukan pada karakter.

Rasa ingin tahu (Curiosity). Rasa ingin tahu (curiosity) dapat membantu membuka pikiran kembali dan mendorong pencapaian tujuan, serta cara mengembangkan kebiasaan belajar seumur hidup. Curiosity adalah salah satu dari enam emosi dasar manusia yang diidentifikasi oleh psikolog Paul Ekman, bersama dengan kegembiraan, kesedihan, kemarahan, takut, dan jijik. Curiosity juga telah dikaitkan dengan berbagai manfaat, termasuk peningkatan kreativitas, pemecahan masalah, dan keterampilan belajar.

Pertanyakan asumsi. Pentingnya mempertanyakan asumsi yang kita pegang dan menguji keyakinan kita dengan data dan bukti. Sebagai contoh, adanya anggapan bahwa semua hal harus dilakukan dengan cara tertentu: Mempertanyakan asumsi ini bisa dilakukan dengan mencari alternatif cara untuk mencapai tujuan atau hasil yang diinginkan.

Mengembangkan sikap mental yang kuat. Bagaimana mengembangkan sikap mental yang kuat dalam menghadapi ketidakpastian dan kesulitan, serta cara menemukan makna dalam pekerjaan dan hidup. Salah satu sikap yang masih saya pelajari adalah; membangun ketahanan mental yaitu kemampuan untuk mengatasi tantangan dan tekanan hidup. Saya sedang belajar untuk mengekspos diri pada tantangan dan menemukan cara untuk mengatasi rintangan.

Buku ini sangat menarik sekali untuk dibaca dan dipelajari cara-cara yang dituliskan. Semoga dengan membaca buku ini akan memberikan pengembangan terhadap diri.


Semoga bermanfaat, Jufiandi

Mengembangkan Pola Pikir Growth Mindset

Diinformasikan dari detik.com, Jakarta - Pemuda asal Kendari, Sulawesi Tenggara, Benaia Manasye Lintjewas dinyatakan lulus jadi tentara Amerika Serikat (AS). Benaia sendiri dikabarkan masih berstatus WNI. Diduga pria berusia 21 tahun ini iseng daftar menjadi tentara AS dan ternyata malah mendapatkan hasil nilai tertinggi di angkatannya.

Senang sekali mengetahui bahwa jika benar-benar diusahakan dan dipikirkan, ternyata mencapai tujuan bisa diwujudkan. Pada dasarnya, semua orang PASTI BISA mewujudkan cita-citanya, dengan mengembangkan Growth Mindset.


Growth mindset adalah konsep yang diperkenalkan oleh psikolog Carol Dweck yang merujuk pada pandangan seseorang tentang kemampuan dan potensi diri. Seseorang dengan growth mindset memandang bahwa kemampuan dan potensi diri dapat berkembang melalui upaya dan latihan yang terus-menerus. Dalam pandangan growth mindset, kegagalan dan kesulitan dianggap sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang, bukan sebagai tanda ketidakmampuan atau kelemahan.

Bagaimana mengembangkan Growth Mindset ini? Beberapa Langkah berikut bisa membantu kita sebagai Pribadi untuk mengembangkannya, yaitu:

Menyadari kemampuan diri. Langkah pertama untuk mengembangkan growth mindset adalah menyadari bahwa kemampuan dan potensi dapat berkembang melalui upaya dan latihan yang terus-menerus. Memahami bahwa kemampuan tidak ditentukan secara bawaan dan dapat ditingkatkan melalui usaha yang konsisten adalah kunci untuk mengadopsi growth mindset.

Ubah cara pandang terhadap kegagalan. Orang dengan growth mindset melihat kegagalan sebagai kesempatan untuk belajar dan tumbuh, bukan sebagai tanda ketidakmampuan atau kelemahan. Cobalah untuk melihat kegagalan sebagai langkah menuju kesuksesan dan belajar dari kesalahan untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan.

Fokus pada proses, bukan hasil. Orang dengan growth mindset fokus pada proses dan upaya, bukan hanya hasil akhir. Alihkan perhatian dari hasil yang diinginkan ke proses yang diperlukan untuk mencapai hasil tersebut. Fokus pada proses membantu Anda belajar dan berkembang, bukan hanya pada hasil akhir.

Cari tantangan baru dan ambil risiko. Orang dengan growth mindset mencari tantangan dan ambil risiko untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan. Cobalah untuk keluar dari zona nyaman Anda dan mencoba hal-hal baru yang menantang untuk mengembangkan diri.

Menyemangati diri sendiri dan orang lain. Memberikan semangat pada diri sendiri dan orang lain untuk mengembangkan growth mindset. Gunakan bahasa positif dan beri dukungan pada diri sendiri ketika menghadapi tantangan. Beri dukungan pada orang lain dengan memberikan umpan balik konstruktif dan memberikan dorongan untuk mencapai potensi terbaik mereka.

Selalu belajar dan mengembangkan diri. Selalu belajar untuk mengembangkan growth mindset. Belajar dari pengalaman, baca buku atau artikel, ikuti pelatihan atau seminar, dan cari mentor atau teman yang dapat membantu Anda berkembang.

Selalu bersemangat untuk belajar! Kita pasti bisa mencapai yang dicita-citakan.

Semoga bermanfaat, Jufiandi

🌱 3 Pilar Mentorship yang Membentuk Pemimpin Generasi Berikutnya

Harus diakui, kalau ada kepuasan yang berbeda ketika saya melihat seseorang yang pernah saya mentori berhasil memimpin timnya sendir...