Senin, 14 Oktober 2013

Self-control saat berkomunikasi…



Pernah ga sih? Elo ngerasa kalau orang-orang itu bisa elo atur? Kalau bilang A dan B ke beberapa orang tertentu, merekea PASTI akan mengikuti yang kita katakan?

Ya! Gw sih pernah ngerasa seperti itu….senang sekali merasakan bahwa apa yang kita katakan kepada orang lain pasti di ikuti…gw merasa kalau gw itu sangat didengarkan oleh mereka itu.

Siapa sih orang-orang yang mau dengerin gw? Yang pasti (tadinya), gw pikir team gw (dikantor) itu akan ngikuti apapun yang gw bilang, anak-anak gw juga gitu, terus pasangan…

Tapi, lama-lama, setelah beberapa kali argument, ternyata mereka tidak benar-benar ngikutin apa yang gw bilang. Mereka itu akan ngikuti jika itu ada yang menguntungkan mereka:

Team (dikantor): mereka akan mengikuti jika mereka melihat bahwa kata-kata gw itu bisa jadi referensi jika mereka lagi bermasalah, jika bisa dijadikan tameng (escape plan) jika mereka salah langkah dan jika bisa dibalikkan lagi ke gw jika mereka mau terlihat lebih bagus atau mencapai prestasi.

Anak-anak: mereka akan mengikuti jika kata-kata gw itu menyenangkan buat mereka, tidak harus dipikirin, mereka mendapatkan sesuatu (hadiah pastinya) dan tidak harus di ingat-ingat (hehe…..paling males mereka kalo harus mengingat kata-kata gw)

Pasangan: mereka sama sih dengan team di kantor…..ya bener juga karena pasangan ini kan lebih ke partner of your life.

Nah, untuk kata-kata yang tidak mau di ikuti, akan langsung ditolak (oleh anak-anak dan pasangan pastinya), dengan alasan yang jelas dan tidak jelas. Yang pasti, langsung ditolak aja, dan untuk mempengaruhinya juga tidak gampang, ada yang bisa dipengaruhi dan mengikuti apa yang di inginkan, dan ada juga yang sama sekali tidak bisa dipengaruhi.

Buat gw, setelah sadar mengenai hal diatas, gw jadi kesel, karena gw mengharapkan bahwa kata-kata gw itu bisa bermanfaat dan menjadi hal-hal yang baik buat team, anak-anak dan pasangan. Bukan buat dijadikan alasan atau dijadikan perdebatan. Hal-hal yang gw katakan itu sudah dipikirkan dan baik buat mereka.

Nah dari perasaan kesel ini, (khususnya untuk anak-anak) gw jadi marah sama mereka dan berkata keras sama mereka serta jelas-jelas bilang kalau gw ga suka ide atau kata-kata gw tidak didengarkan….

Terus kepada team dan pasangan, pastinya tidak marah, hanya saja, membuat gw punya persepsi yang  berbeda kepada mereka dan juga buat gw lebih hati-hati. Kadang-kadang sih jadi bête juga sama mereka.

Nah, beberapa saat yang lalu, gw itu disadari oleh buku-buku, training serta diskusi dengan pasangan kalau ada hal-hal yang bisa kita atur (control) dan ada hal-hal yang tidak bisa kita atur.

§  Hal-hal yang bisa diatur: sikap kita (senang, sedih, tersenyum, bête) terhadap kejadian apapun di hidup kita.
§  Hal-hal yang tidak bisa diatur: sikap orang lain (senang, sedih, tersenyum, bête), jawaban orang lain, pendapat orang lain dan semua yang terkait dengan orang lain.

Terus bahwa rasa kesal, bête dan marah yang gw rasakan itu adalah perasaan negative yang akan mempengaruhi aktivitas dihari itu karena perasaan akan mempengaruhi pikiran dan akan berakibat pada apa yang dia kerjakan dihari itu menjadi jelek atau setidaknya, akan mempengaruhi kinerja di hari itu juga (hal ini berlaku pada orang-orang pada umumnya)

Dari hal-hal diatas, bagaimana menyikapinya? Apakah yang bisa dilakukan jika kita tidak bisa mempengaruhi mereka? Ya, kembali kepada kesadaran bahwa ada hal-hal yang diluar control dari kita.

Jadi yang gw lakukan adalah:

1)     Untuk menyadari bahwa kata-kata yang diucapkan ini adalah bersifat saran, penjelasan dan berbagi ilmu kepada mereka. Keputusan adalah ditangan mereka masing-masing
2)     Menyadari bahwa didalam pikiran mereka saat bereaksi (reaksi bagus atau jelek) mempunyai pikiran dan pengalaman yang tidak gw ketahui karena gw tidak bisa membaca pikiran mereka.
3)     Menerima apapun respond dari mereka dengan perasaan baik, senang dan positive.  
4)     Menjadikan respond negative sebagai pembelajaran mengenai subject tersebut dan pengenalan terhadap orang tersebut.

Ternyata, dengan melakukan perubahan seperti diatas, hidup gw menjadi lebih tenang, lebih focus dan lebih damai…J.

Tulisan ini adalah sebagai sharing karena menurut gw, perasaan positive dan kesadaran mengenai hal-hal yang bisa kita control ini adalah sangat penting dalam menyikapi hidup dan tentunya untuk menjadikan hidup lebih baik.

Note: oiya, hal-hal diatas itu berdasarkan pengalaman pribadi yah, dan gw juga sudah menerapkannya didalam kehidupan gw. 

Chase your excellence in you life!

Rabu, 18 September 2013

My children, my precious…




“My precious!”, you will hear that when Gollum was looking for his ring – Lord of the Ring, the movies. He looked so sad, so frustration and so desperate when he cannot find it or cannot see it. The ring was his biggest thing in his life.

That’s happen to me when I see my children, they are my precious. I would do anything to make them happy and to make sure that they are having a bright future. Also, of course, to always love them.

My eldest, he is so lovely kid, he will easily forgive and he will easily smile. He likes to eat any meat and hate vegetables and fruits. When he was a child, he has been feeding by banana all the time during his baby’s life, and now, he hate banana so much…J

He likes video games, reading and watching movies, but, he loves traveling the most

My youngest, he is a fair person; he wants an equal condition to be applied in anytime. He wants us to treat him the same like his brother.

They really love each other; they always look after each other. I really hope that they will always be like this forever.

Sabtu, 14 September 2013

Lost and Move On...

Isi blog terakhir ditulis di bulan Jul 2013, sampai hari ini pun, masih punya hanya 2 draft tulisan saja. Yea, ada rasa yang hilang saat ini (lost). Hilang gairah dan hilang semangat untuk menulis blog. -Kenapa? Banyak alasannya: masalah Pribadi yang pasti tidak bisa dibagikan ditulisan ini. -Apa penyebabnya? Sama juga, masalah Pribadi tersebut membuat males banget untuk mikirin isi blog berikutnya. -Siapa penyebabnya? Ya siapa lagi? Tentu gw sendiri penyebabnya, gw yang terlalu mikirin masalah Pribadi ini sehingga tidak nulis lagi -Kapan dan dimana? Terjadi di tahun ini dan masih berlangsung sampai sekarang, dimana? Di hatiku…:) -Bagaimana? Nah, ini yang akan gw tulis saat ini: ->Bagaimana bisa terjadi? Semua ini adalah masa lalu, jika mau dibahas sih, semuanya adalah kesalahan gw diawali dengan terlalu focus pada hal-hal yang dirasa perlu seperti: karir, hobby dan aktivitas Pribadi sehingga melupakan untuk focus pada keluarga: pasangan dan anak-anak. Gw terlalu egois: tidak perduli sama orang lain, dan tidak berusaha untuk perduli. ->Bagaimana menghadapinya? Well, berat pastinya, setelah dijalankan saat ini, ada kepikiran bahwa hal-hal ini adalah tidak adil. Tetapi yang memang hidup tidak adil, itu faktanya, tidak semua yang kita inginkan bisa terjadi. Nah, itu cara gw menghadapinya, menerima apa adanya. ->Bagaimana untuk bergerak terus? Ini dia yang sedang gw lakukan, maju terus! Lakukan yang harus dilakukan, tetap menulis blog, tetap hidup dan tetap bergerak. Ok, maksudnya sih tidak hanya untuk menulis blog ya, hal-hal ini yang sedang diterapkan didalam hidup gw saat ini. Gw bergerak terus dengan melakukan hal-hal yang menurut gw harus dilakukan. Tetap berencana, bekerja dan berpikir positif. Yang pasti….LAKUKAN! Kata slogan Nike; JUST DO IT! Bener banget sih, banyak artikel dan buku yang menulis tentang hal tersebut: lakukan saja! Berpikir terlalu lama tidak akan menghasilkan apa-apa. Lakukan: dan lihat hasilnya, - apakah ada kesalahan! Jika ya, hadapi dan perbaiki - apakah ada kemajuan? Jika ya, syukuri dan terus lakukan lagi! Sekarang ini, gw sudah melakukan satu hal kecil pagi ini: menulis blog kembali dan gw pasti akan melakukan hal-hal lain karena gw pasti bisa untuk bergerak terus!!! Terima kasih sudah membaca dan jika berkenan, tolong kasi input untuk blog ini Salam,

Sabtu, 06 Juli 2013

Rencanakan Hidup 100 tahun tetapi hiduplah di saat ini…

Wah, memang disiplin itu perlu diterapkan secara ketat yah...kenapa? Ya, karena tanpa disiplin kita akan mengalami kesulitan dalam menata rencana yang sudah kita buat.

Weits, opening nya bagus kan? Xixixi....sebenernya mau bilang, gila! Males banget ihhh bkin tulisan di blog, tetapi karena sudah komitment, maka harus ditulis. Dan ini jadi bagian dari disiplin diri juga.

So, yang mau gw tulis sih sederhana, Rencana kan hidup mu dan hiduplah di saat ini. Ada aneh kah kata-katanya? Kalau tidak ada yang aneh, berarti anda hebat, karena saya asumsikan, saat ini susah untuk hidup di saat ini (paling tidak gw sendiri merasa susah).

Plan your life and live in this moment, kira-kira itu bahasa inggris nya, lalu, apa susahnya? Ya, karena hidup disaat inilah yang susah, karena kita harus benar-benar hidup disaat ini, tanpa memikirkan masa depan dan masa lalu.

Ciee…bingung ga sih? Well, mungkin bingung yah, tapi contoh sederhananya sih, begini: untuk para karyawan, beberapa dari kita (gw juga karyawan loh) saat kita sedang istirahat makan siang, apakah ada yang melihat blackberry/android nya untuk mengecek email, lalu membalas email tersebut? Ada ga? Gw berani taruhan, pasti ada!
Ya gw juga kok, kadang-kadang masih bales email di jam istirahat, bahkan setelah pulang kantor jam 8 atau jam 9 malem! Gila yaaaa…..

Nah, maksud gw sih, boleh-boleh aja kita merencanakan hidup, bahkan rencanakan hidup elo untuk mencapai cita-cita elo, mau jadi orang kaya dengan penghasilan Rp 50 Juta sebulan? Bisa! Cari tahu caranya, rencanakan dan lakukan! Banyak orang di dunia ini yang bisa menghasilkan Rp 50 juta sebulan.
Banyak caranya, bisa cari di internet, banyak kursus & training tentang itu dan banyak lainnya.

Atau para karyawan, kejar karir setinggi-tingginya, cari peluang diperusahaan lain, cari ilmu sehingga bisa menjadi manager atau direktur diperusahaan. Buat rencana elo secara detail.

Nah, kaitannya dengan hidup disaat ini adalah; diantara rencana yang sudah elo buat, pastikan untuk saat ini, anda benar-benar ada. Artinya, disaat anda bersama keluarga, lupakan rencana jadi kaya tersebut, berilah waktu yang penuh untuk anak dan pasangan elo. Lupain liat bb, liat computer, bales email. cari waktunya, 2 jam saja setiap hari pada saat makan malam atau makan siang.

Kerjaan elo ga akan habis, diselesaikan hari ini, besok masih ada, problem akan selalu ada, selesai hari ini, besok akan ada lagi problem yang baru.

So? Ya tadi itu, live in this moment, hidup di saat ini. Nikmati semuanya sesuai waktunya. Saat bekerja, kerja lah yang keras, cerdas, cari solusi, diskusi dan lain-lain. Saat istirahat, relax, bicarakan tentang hobi, tentang keluarga, tentang teman-teman, JANGAN bicarakan kerjaan lagi! Saat bersama keluarga, ajaklah anak-anak (kalo ada) untuk cerita-cerita, ajak pasangan untuk ngobrol santai, tanpa memikirkan mengenai pekerjaaan.

Well, jika ada  pekerjaan yang tidak bisa ditinggal (email misalnya), ya, waktu nya diatur jadi setelah waktu santai tadi.

Ok, selamat mencoba yah dan rasakan bedanya, perbedaan terbesar adalah berkurangnya stress karena kita benar-benar bisa menikmati waktu saat ini.

Catatan:
-       Ide cerita dari buku: happiness code by Domonique Bertolucci key# live at presence
-       Gw juga masih belajar untuk bisa live in this moment, masih diprotes terus karena belum bisa seutuhnya.

Kamis, 06 Juni 2013

jika percaya bahwa hal tersebut bisa! Maka kita pasti akan mencapainya….

Gw sangat suka banget gambar diatas, itu iklan dari Metaman Bintan dan ada tulisan, Believe it – You Can Achieve it dan lihat fotonya, gambar cewe yang postur nya non atlet dengan memakai nomor peserta. Sebagai gambaran, atlet triatlon adalah orang-orang yang terlatih dan memiliki badan yang sangat terbentuk dikarenakan latihan yang rutin.
Maksud dari iklan diatas pastinya, bahwa siapa saja bisa mengikuti Metaman Bintan selama dia percaya dia bisa menyelesaikannya…keren banget ga siiih…
Diceritain sedikit deh mengenai metaman triathlon buat yang belum tahu, ini adalah event olahraga kombinasi: renang (3,8 km), sepeda (180 km) dan lari (42 km) atau versi halfnya: renang (1,9km), sepeda (90 km) dan lari (21 km).
Gw seneng banget dengan cerita-cerita motivasi, mengenai hal-hal yang orang lain pikir sangat tidak mungkin dilakukan, tetapi sebagian orang lain bisa melakukannya. Dan yang lebih menyenangkan lagi, jika bisa bergabung dengan mereka yang berbeda tersebut.
Grup Lari & Triathlon
Saat ini, di jakarta, ada grup lari (indorunnes) dan grup triathlon (triathlon buddies) – bisa di cek di facebook, gw masih belum terlalu aktif, tapi sudah beberapa kali bertemu dengan mereka;dan terus terang, gw suka banget tergabung di grup yang berbeda, yang sedikit orang melakukannya seperti marathon dan triathlon ini.  
Asik banget looh gabung sama mereka! Temen-temen di grup ini sangat positif dan sangat mendukung sama para junior yang baru bergabung, baru belajar lari, atau baru belajar triathlon. Mereka dengan senang hati memberikan saran-saran dan mengajak berlatih bareng.
Mereka adalah temen-temen yang akan bilang “Yes, you can do it” karena mereka sudah pernah melalui semuanya, mereka pernah jadi junior juga, mereka pernah belajar juga dan mereka hanya menjalani hal-hal yang perlu dilakukan.
Contohnya ya gw ini, tahun 2008, mana kepikiran bisa ikut marathon – half (21 km), tapi di tahun 2012, gw bisa menyelesaikannya. Terus, seumur hidup….gw ga kepikiran bisa ikut triathlon, eh, bulan May 2013 kemarin, gw bisa menyelesaikannya…..that”s great!!!
Seperti di tulisan sebelumnya, gw mau ikut full triathlon distance dan metaman distance di 2014, latihannya sudah harus dimulai dari sekarang. Gw percaya gw bisa mencapainya, tapi, gw sadar bahwa semuanya harus direncanakan, dilatih dan dilakukan. Dan itu yang sedang gw lakukan sekarang.
Selanjutnya, bagaimana elo?
Believe it – You Can Achieve it (Percaya – Kamu akan mencapainya!)

Rabu, 05 Juni 2013

Evaluasi diri berdasarkan nilai-nilai hidup….apakah sudah menjadi orang yang baik? Atw...Gw Nyebelin???

Pagi ini, gw bangun dengan perasaan campur aduk (mix - feeling...kerennya), selain merasa profesionalisme di kantor sedang menurun drastis, merasa ga jelas dengan rencana hidup yang sudah dibikin dan yang lebih parah, merasa diri ini tidak mempunyai nilai hidup yang jelas…gw ngerasa perlu meng evaluasi nilai-nilai hidup gw yang dijalani sekarang ini
Sambil browsing mengenai nilai-nilai hidup, dua hal penting dibawah ini yang menurut gw harusnya ada disetiap orang:
·        Integrity
·        Reputation
Nah, ketemu dari web: http://bus.camosun.bc.ca/top10/ yang nulis kalau professional value itu adalah:
1.     Accountability
2.     Integrity
3.     Responsibility
4.     Respect
5.     Professional behavior 
6.     Professional attitude
7.     Adaptability
8.     Continuous learning
9.     Team work
10.  Confidentiality


Setelah berpikir sesaat, menurut gw, cukup mempunyai hal-hal dibawah ini untuk menentukan nilai-nilai hidup dari gw sendiri, yaitu:
·        Integrity
·        Accountability
·        Responsibility
·        Respect
Loh, mana reputationnya? Gw yakin, kalau sudah bagus untuk 4 hal diatas, maka reputasi akan dating dengan sendirinya.
Hasil evaluasi dirinya:

Ini penilaian gw sendiri berdasarkan definisi dan yang dirasakan saat ini:
NILAI
DEFINISI
MYSELF
Integrity
is a concept of consistency of actions, values, methods, measures, principles, expectations, and outcomes
masih belum konsisten sepenuhnya, khususnya untuk pengambilan keputusan, sikap, nilai hidup dan harapan hidup
(source: wikipedia)
adalah konsep dari tindakan, nilai, metode, pengukuran, harapan dan hasil yang selalu KONSISTEN
Accountability
is answerability, blameworthiness, liability, and the expectation of account-giving
ini apalagi…not at all: gw belum sampai dilevel ini….SEDIKIT PUN

susah eui menterjemahkannya; kurang lebih sih: menjadi orang yang bisa dipercaya
Responsibility
bertanggung jawab untuk semua hal, baik secara agama, manusa, hukum dan lain-lain (terlalu banyak didalam wikipedia)
masih belum menjadi orang yang bertanggung jawab, baik kepada diri sendiri, keluarga dan orang yang disayang
(source: self-translation)
Respect
(source: wikipedia)
is a positive feeling of esteem or deference for a person or other entity (such as a nation or a religion), and also specific actions and conduct representative of that esteem
masih belum bisa respect kepada semua orang. Saat ini masih terlalu fokus pada diri sendiri, merasa diri lebih pintar, merasa lebih hebat.
adalah perasaan positif diri kepada seseorang atau badan lain (seperti bangsa atau agama), dan juga tindakan spesifik yang mewakili dari perasaan tersebut.


Wow, ternyata parah eui…gw masih belum bisa menjadi seseorang dengan nilai-nilai yang bagus seperti yang gw pikir. Padahal gw ngerasa, seumuran segini…(uupps…ya..sudah cukup “dewasa” lahh)….seharusnya, gw sudah menjadi orang yang cukup baik untuk semua nilai diatas. Terus baru sadar lagi, selama ini mungkin gw jadi orang yang nyebelin banget kali yaaaa......feel so good, feel so proud of myself, padahal....tuh liat hasil nilai diri sendirinya....
Fiuuuh….lega rasanya…ehhhh….kok malah lega ya (heran sendiri…xixi)….ya jelas lega, dengan melihat hal-hal diatas ini, jadi sadar, I AM NOTHING, banyak hal yang harus diperbaiki, banyak hal yang harus di evaluasi dan banyak orang yang telah di sakiti karena selama ini gw merasa jauh lebih baik dari mereka….(semoga ga ada sih yang disakiti….karena ada yang bilang, doanya orang yang di zalimi itu sangat ampuh -> semoga didoain jadi lebih baik)
Lalu, what’s next? Harus memperbaiki diri dong pastinya….gimana caranya? Yang pasti, menjalankan semua nilai-nilai diatas sesuai dengan definisinya.
·        Integrity: menjadi seseorang yang konsisten dengan segala ucapan, tindakan, keputusan serta prinsipnya
·        Accountability: menjadi seseorang yang bisa dipercaya, bahwa jika sudah dinyatakan, maka hal tersebut adalah benar dan pasti benar.
·        Responsibility: menjadi seseorang yang bertanggung jawab terhadap semua keputusan yang telah diambil. Jika salah yang ngaku salah dan hadapi…jangan lari-lari dari tanggung jawab
·        Respect: menjadi seseorang yang menghormati orang lain, berpikir sebelum berkata dan memposisikan diri di pihak orang lain.
Pada akhirnya, gw bersyukur, karena masih diberikan kesempatan untuk menyadari hal-hal diatas, bahwa banyak yang harus diperbaiki, banyak yang harus dievaluasi dan banyak harus minta maaf kepada orang lain. Mungkin waktunya singkat, tapi dengan memperbaiki diri ini, gw yakin bisa menjadi orang yang terbaik, setidaknya buat orang-orang terdekat gw.
Wish me luck!
Note:
Saya minta maaf kepada teman-teman, rekan kerja, keluarga dan lain-lain yang merasa tersakiti dengan ucapan, tingkah laku saya selama ini (jika ada)

Selasa, 28 Mei 2013

Bintan Island - One of Beautiful Island in Indonesia



Pernah tau pulau bintan? Well, menurut Wikipedia (biar lengkap) adalah sebagai berikut:
Pulau Bintan atau Negeri Segantang Lada adalah sebuah pulau di kepulauan Riau, Indonesia. Ini adalah bagian dari provinsi Kepulauan Riau, yang ibu kotanya, Tanjung Pinang, terletak di selatan pulau dan merupakan komunitas utama pulau itu.
Luas pulau Bintan adalah 2,402.28 kilometer persegi (luas total 60.057 kilometer persegi, termasuk wilayah laut 96%).
Oiya, gw kesini karena ikutan event Bintan Triathlon – Sprint Distance yang merupakan hari bersejarah dihidup gw, karena berhasil finish. Sumpah, buat yang pertama kali, finish di triathlon ini sangat luar biasa sekali.
Anyway, ada apa sih di bintan? Yang pasti, pantainya bagus banget. Dikarenakan dana yang terbatas dan terlambat booking, gw tinggal di daerah trikora, nama resort nya bintan cabana beach (bukan nya iklan yaa…). Nah lokasinya ini di km 46 dari tanjung pinang (menurut webnya).
Terus, event Triathlon nya dimana? Di Nirwana Beach Hotel….another side of Bintan. Jadi dari resort gw ke hotel ini, perjalanannya 1 jam. Sehingga, gw harus sewa mobil untuk bisa ikutan event ini.
Ok, terus, ada apa sih di Bintan? Pantai nya keren abieeeezzz….putih bersih dan lautnya tenang banget.
Ini pantai yang di trikora
 

Ini pantai di nirwana
 

Keren banget yaaa….nah, satu lagi, tempat ini bagus banget buat honey mooners karena tempatnya tenang, sepi dan indah banget. Jadi kalau honeymoon dan menyukai tempat yang sepi. Disinilah tempatnya.
Bagus banget yaaa…..tapi dikarenakan pulau ini hanya 1 jam aja dari Singapore, maka, kebanyakan turisnya adalah Singaporean atau bule-bule yang base di Singapore.
Efek sampingnya, ya saking banyaknya orang Singapore, mata uang Singapore Dollar lebih laku dibandingin Rupiah dan pastinya….semua barang-barang mahal …. (jadi harus siap-siap bawa cukup bekal...hehe)
Ya, yang pasti sih, ada harga ada kualitas. Harga di daerah trikora jauh lebih murah dibandingkan dengan harga di daerah nirwana. Dan juga kualitas pantai dan resortnya beda jauh. Tapi sama-sama asik
Ok, selamat mencoba! Kunjungi Bintan….

Senin, 27 Mei 2013

Next, METAMAN!! Thinking BIG....My next target for 2014...

OK! Triathlon pertama sudah dilewati….I’m no longer virgin…hehe and you know what??? I am thinking to put my limit higher now. I want to join Olympic distance marathon and my biggest goal: finisher at METAMAN’s event.
O iya, Olympic distance marathon itu: 1500 meter berenang, 40 km bersepeda dan 10 km lari. Yah, terlihat mungkin sih, secara sudah pernah mencapainya didalam latihan (untuk berenang dan lalri), untuk sepeda sendiri, belum pernah tetapi yakin bisa…
Terus Metaman itu apa? Nah, nulisnya aja masih deg-degan nih:
·        Full metaman: 3,8 km berenang, 180 km bersepeda dan 42 km lari.
·        Half metaman: 1,9 km berenang, 90 km bersepeda dan 21 km lari. (<- Next Target on 2014)
Buseeeettttt…….gile beneeer……semua nya di gabung jadi satu??? I have been thru half marathon’s event and that was so crazy….but I finished it anyway.
So what? I love the quote:
“When you can think about it, then it’s possible”
Nah, setelah menyelesaikan sprint distance triathlon kemarin di Bintan, 18 May 13, I can think that I can finish the half metaman route.
So, what shall I wait for? Just do it!
Iya, itu yang saat ini dilakukan dengan menuliskan ini, sehingga, akan menjadi pengingat, bahwa: I’ll finish my Olympic distance triathlon and finally finish my half metaman’s event.
Tanggalnya pun sudah ada: Bintan Triathlon 2014, May 2014 dan Metaman Bintan 2014, September 2014.
Training plan nya juga sudah di download, 12 weeks training plan: http://triathlete-europe.competitor.com/2011/04/14/training-plan-fastest-olympic-distance-triathlon
Target akhir sudah ada, rencana sudah ada, ya tinggal dilakukan saja….ya ga sih?
Then, I’ll do it….and I’ll finish it.
Wish me luck all….

Senin, 20 Mei 2013

Finally, I finished my First Triathlon....it was AWESOME!


Seperti sudah diceritain sebelumnya, saya kan ikutan triathlon nih, nah, eventnya tanggal 18 May 13. Jadi, sejak awal May 13, saya sudah menghitung hari, untuk menuju tanggal bersejarah dalam hidup saya, untuk pertama kalinya saya mengikuti triathlon dengan jarak: berenang 750m, bersepeda 20km dan diakhiri dengan berlari 5km. Berikut halp-hal yang saya lakukan menjelang hari H nya…
PERSIAPAN
Saya mempersiapkan semuanya dengan seksama, saya sudah memastikan tiket pesawat, hotel (bayar sendiri looh, tanpa sponsor), serta penyewaan mobil, karena jarak hotel saya dengan tempat pertandingan kurang lebih 1 jam perjalanan.
Untuk perlengkapannya, saya membeli tas sepeda, setelah browsing di internet, saya mendapatkan tas sepeda yang lumayan terjangkau – setidaknya buat pemula. Lalu saya beli gas pump – CO2, ban dalam, pompa ban besar & kecil dan adaptor pompa. Lengkap deh….soalnya saya mau pastikan bahwa harus siap semuanya disana.
Lalu untuk hal-hal terkait dengan pertandingan sendiri, tentunya sudah dipelajari; saya mendatangi dan mendengarkan dengan seksama saat briefing mengenai lokasi di bintan yang diselenggarakan oleh panitia. Hal ini sangat penting karena kita perlu mengetahui ada apa di medan pertandingan nantinya. Saya juga melihat youtube untuk mengetahui cara cepat bongkar-pasang sepeda, mengetahui mengenai transisi area (tempat untuk mengambil sepeda setelah berenang dan menaruh sepeda sebelum lari). Hal-hal diatas saya ketahui karena saya berkomunikasi dengan para triathlon-er yang sudah berpengalaman dan dengan senang hati membagi cerita mengenai persiapan ini. Informasi seperti youtube, pompa gas – CO2 itu saya dapatkan dari mereka.
Akhirnya, hari yang ditunggu telah tiba, tanggal 16 May 13, saya berangkat menuju bintan dengan menggunakan airline Lion Air. Malamnya, dengan girangnya saya melipat & membungkus sepeda (dan sedikit bingung pastinya…hehe) lalu memasukkan kemobil, dan mempersiapkan bajunya….dan saya SIAP!!!
HARI BERSEJARAH
Lalu, di hari H, tanggal 18 May 13, saya telah sampai jam 6.30 setelah melalui perjalanan 1 jam dari hotel. Setelah tiba di lokasi, Nirwana Beach Hotel, saya langsung menuju ke transisi area dan meletakkan barang-barang serta sepeda disana. Nah kan, saya baru sadar, kelupaan membawa power gel (sejenis minuman energy) untuk event ini, anyway, namanya lupa, mau diapain? Ok, ya saya lupakan saja…hihi…
Lalu, saya di body marking, itu loh, yang ditulis-tulis di badannya seperti tattoo sementara. O iya, saya mendapatkan nomor urut S505, wuih nomor cantik ya…semoga hasilnya cantik….yang pasti ya saya ganteng….(wkwkwk…narsis keselip…) dan setelah itu….mulai berkumpul di start area untuk berenang…lalu….announcer nya (expatriate) berhitung: five, four, three, two, one…..GO!!!
BERENANG
Saya mulai berlari kepantai, lalu berenang, diluar dugaan, ombak nya besar! (yah, ga sebesar dibali yang bisa sampai 2 meter), tinggi ombak max, 1 meter, tetapi ini diluar dugaan karena di bintan itu di bulan May seharusnya tidak ada ombak. Jadinya, kaget lah, apalagi dengan banyaknya peserta yang menyebabkan jalur renang terbatas, kena tendang, kena tangan…ribet banget deh…yah, yang sudah berlatih gaya bebas, jadi susah nih, ok, ganti gaya dada, tapi apa yang terjadi!!! Karena ombak tinggi, setiap ambil nafas, ya kemasukan air laut….sampai susah nafas dan terpaksa pegangan dulu di tali pembatas (semoga ga kena diskualifikasi mikirnya.. J). Lah, terus gimana? Apakah harus berhenti? Minta tolong? Susah banget nih berenangnya?
Akhirnya dengan berpikir: sudah kecemplung, sudah berlatih, sudah bayar dan sudah sampai di eventnya gitu looh….ya harus maju terus…stop bentar, maju lagi, gaya dada, begitu sudah mendapatkan ruang, gaya bebas lagi, terus seperti itu, sampai akhirnya masuk finish untuk  berenang….setelah 750 meter berenang….fiuh…
SEPEDA
Lalu, masuk ke tempat sepeda, pakai sepatu, pakai baju, pakai helm (wajib, kalau tidak pakai kena penalty) dan pakai kacamata (biar keren…xixi..biar ga silau pastinya). Dan go! langsung sepedaan….dan ternyata, jalur sepedanya beda jauuuuuuuh sama jalur sepeda di car-free-day sudirman yang rata. Jalurnya naik-turun-naik-turun yang bikin paha mau copot…. akhirnya, dengan susah payah, masuk ke finish sepeda…
LARI
Aktivitas terakhir, lari!!! Yeay, I’m good in running, tapi, nanti dulu, biasanya kan pemanasan langsung lari, nah ini, pemanasan, berenang, sepeda dan baru lari…yah yang ada, paha kiri kram,, baru 2 km aja…ok, jalan dikit dulu…lalu coba lari….kram lagi….yang penting maju terus…sampai akhirnya finish juga….
FINISH
Wah…finish!!! Berarti selesai doong!!! Yeayyyy….masuk finish dengan berlari (tidak ditandu atau naik ambulance maksudnya..hehe)…wow, berdasarkan waktu resmi dari website bintan triathlon…terlihat 1:56:48….wowwwwww….dibawah 2 jam! O iya, saya men-targetkan 2 jam 30 menit tetapi melihat hasilnya sekarang ini…wow…seneng bangett!!
O iya, masuk finish langsung mendapatkan medali finisher – bahwa saya telah menyelesaikan sprint distance triathlon at Bintan. Lalu, dapat handuk kecil dingin dan akhirnya masuk ke rest area. Karena paha kiri kram, yah saya harus istirahat dulu sebentar baru akhirnya bersiap-siap.
KESAN & PESAN
Saya perjelas bahwa cerita di blog saya ini bukan bermaksud untuk sombong bahwa saya bisa ikut triathlon. Yang saya mau ceritakan adalah: jika sudah berniat, dilakukan dan SELESAIKAN
Dari awal saya tulis, bahwa saya niatkan untuk triathlon ini, lalu saya lakukan dengan mendaftarkan diri, mempersiapkan hotel dan lain-lainnya termasuk yang terpenting adalah mempersiapkan diri dan mental. Jika MAU, PASTI BISA, NIATKAN dan LAKUKAN!!! Lalu, SELESAIKAN!!!
Wah, banyak kendala yang saya rasakan serta alami, tetapi tidak perlu diceritakan karena apa? Karena SAYA FOCUS DI TUJUAN AKHIR SAYA. Tidak masalah berapa banyak masalah yang saya alami, tidak penting jika saya males, lalai, dan lain-lainnya….tetapi saya tetap focus pada tujuan akhir dan saya BERHASIL!!!
Salam, semoga bisa memberikan inspirasi buat yang lain

📚 20 Halaman Sehari: Kebiasaan Membaca yang Membangun Diri Lebih Baik

Ada satu kebiasaan yang semakin saya sadari penting dalam perjalanan pengembangan diri saya: membaca. Bukan karena saya ingin terlihat pinta...