Selasa, 14 September 2021

Menjadi Orang yang Gigih

“Do it badly; do it slowly; do it fearfully; do it any way you have to, but do it.”

“Lakukan dengan buruk; lakukan pelan-pelan; lakukan sambil takut-takut; lakukan dengan cara apa pun, tetapi lakukan. ”

― Steve Chandler, penulis buku terkenal; Reinventing Yourself: How to Become the Person.

Orang yang gigih adalah orang yang selalu bangkit, tetap berusaha dan tetap maju, walaupun menemukan kegagalan dalam setiap usaha yang dilakukan.

Untuk menjadi seseorang yang gigih, perlu memiliki sikat berikut ini:

1.       Memiliki tujuan. Tujuan yang memenuhi SMART: 

Specific: tujuan yang jelas dan dituliskan. Measurable: terukur. Achievable: bisa dicapai. Realistic: realistis. Timely: memiliki jangka waktu tertentu.

2.       Komitmen. Selalu berjanji kepada diri sendiri untuk melakukan hal-hal yang telah direncanakan.

3.       Mempunyai role model. Memiliki contoh seseorang public figure yang telah berhasil dan dipelajari sejarah kesuksesannya.

4.       Optimis. Percaya bahwa semuanya ada hikmahnya. Kalau gagal dipelajari, kalau berhasil disyukuri.

5.       Merubah strategi. Pastikan tujuan selalu sama, strategi pencapaian yang dapat berubah.

Saya belajar untuk menjadi orang yang gigih. Saya senang membaca dan mempelajari orang-orang yang sukses. Karena itu saya membuat checklist harian yang selalu saya usahakan untuk selesai setiap harinya. Isi dari checklist itu adalah:

-          Membaca buku minimal 20 lembar setiap hari.

-          Olah raga minimal 30 menit setiap hari.

-          Mendengarkan training online minimal 15 menit setiap hari.

-          Membaca artikel sesuai bidang saya; facility management, minimal 2 artikel setiap harinya.

-          Mempelajari sesuatu yang baru setiap harinya.

Di awal hari, saya akan berencana untuk melakukan semua hal-hal tersebut dan di akhir hari, saya akan melakukan evaluasi, apakah saya sudah melakukan dengan benar. Jika masih ada kekurangan, maka saya mempunyai hal-hal yang perlu saya perbaiki untuk esok hari. Yang pasti, saya akan selalu bersyukur sudah berusaha menjadi diri yang lebih baik di hari ini.

 

Air sungai air jernih

Arus deras arus kuat

Jadilah diri orang yang gigih

Selalu bangkit selalu semangat

Senin, 13 September 2021

1% Saja Meningkatkan Kemampuan Diri!

If you get one percent better each day for one year, you'll end up thirty-seven times better by the time you’re done – James Clear

“Jika Anda mendapatkan satu persen lebih baik setiap hari selama satu tahun, Anda akan berakhir tiga puluh tujuh kali lebih baik pada saat Anda selesai”

James Clear menuliskan di website-nya: https://jamesclear.com/continuous-improvement

Tiga hal berikut ini akan membuat anda satu persen lebih baik setiap harinya.

1)      Membaca buku pengembangan diri minimal 20 lembar.

Buku pengembangan diri ini disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Bisa dengan topik kepemimpinan, pengaturan waktu, keuangan atau bidang-bidang yang sedang dipelajari secara khusus. Jadwalkan waktu di pagi hari atau sore hari untuk membaca buku ini.

Saya membiasakan untuk membaca buku pengembangan diri di pagi hari sebelum bekerja. Dengan membaca 10-15 menit saja, biasanya saya akan mendapatkan ide mengenai bagaimana saya menjalankan hari ini, bagaimana saya berbicara dengan team saya atau bagaimana saya bisa mengembangkan bisnis perusahaan menjadi lebih baik.

2)      Olahraga minimal 30 menit.

Olahraga meningkatkan imunitas serta membuat diri menjadi segar. Dengan olahraga, maka akan banyak ide-ide baru yang terpikirkan. Dengan olahraga juga, pernafasan dan tubuh akan lebih segar dalam bekerja setiap hari.

Saya fokuskan diri saya untuk selalu jalan/lari setiap hari. Kalau lagi malas, larinya sebentar, kalau sedang semangat, bisa lari sampai 5 km di pagi hari. Dengan lari, saya mendapatkan badan yang lebih bugar dan pikiran lebih segar.

3)      Membuat dan melakukan evaluasi kerja.

Setiap hari membuat rencana kerja. Pembuatan rencana kerja ini bisa dilakukan di pagi hari atau di sore hari. Di awal kerja atau di akhir kerja. Intinya, semua pekerjaan dibuatkan rencananya. Untuk pemilihan waktu berdasarkan kebiasaan saja.

Selanjutnya, melakukan evaluasi dari hasil actual yang dilakukan berdasarkan rencana yang sudah dibuat.

Ada tips dari internet yang menuliskan, bahwa maksimal membuat rencana kerja itu untuk 6 pekerjaan saja. Selesaikan 6 pekerjaan tersebut, lalu buat rencana lagi untuk 6 pekerjaan selanjutnya. Dengan demikian pekerjaan akan selesai

Mari kita selalu tingkatkan kemampuan diri untuk menjadi lebih baik setiap hari. Cukup 1% saja!

🌱 3 Pilar Mentorship yang Membentuk Pemimpin Generasi Berikutnya

Harus diakui, kalau ada kepuasan yang berbeda ketika saya melihat seseorang yang pernah saya mentori berhasil memimpin timnya sendir...