Minggu, 24 Februari 2013

Cita-cita


Apakah anda mempunyai cita-cita? Impian dari kecil? Anak kecil suka ditanyakan, kalau besar mau jadi apa? Banyak yang bilang, mau jadi tentara, polisi, dokter, bahkan anak saya mau jadi pemilik toko senjata karena suka dengan variasi senjata yang dia lihat di TV, film…..hehe

Saya juga punya cita-cita, sekarang ini juga masih mengejar cita-cita saya. Yang pasti, saya sudah tidak ingat cita-cita saya pada saat kecil dulu, sudah lupa dan mungkin sudah tidak penting lagi. Yang penting adalah saat ini (menurut saya looh). Karena hal-hal yang kita pikirkan sekarang inilah yang akan menentukan masa depan kita (ciee…) dan menurut saya sih, bener banget.

Oh iya, saya juga baca, kalau memang kita serius dengan cita-cita kita, harus dituliskan cita-cita tersebut, karena, 5% orang sukses didunia ini, adalah mereka yang menuliskan cita-citanya. Tentunya tidak cukup dengan ditulis lah yaaa, setelah ditulis, mereka yakin dan mengejar cita-cita tersebut.
So, saat ini, saya mempunyai  10 cita-cita yang saya tulis tetapi saya ceritakan dua saja yang menurut saya sangat saya idam-idamkan. Cita-cita saya adalah: memiliki uang 1 juta dollar serta pindah ke rumah sendiri di daerah jakarta selatan.

Yang mendesak pastinya sih pindah rumah yah (menurut saya), karena, saat ini saya tinggal dirumah orang tua (sudah punya rumah sendiri sih di daerah bekasi jauh sana), dan sepertinya, kami secara keluarga (2 anak) perlu kembali mempunyai rumah sendiri. Dulu kita pernah sempat meninggali rumah di daerah bekasi, tetapi sekolah di lingkungan dekat rumah tidak mendukung, karena saya mau sekolah yang setara national plus (kalo international mahal eui) sehingga kita pindah ke rumah orangtua yang dekat dengan sekolah yang sesuai untuk anak saya. Setelah 2-3 tahun ini, saya pikir untuk keluarga sehat perlu tetap tinggal dirumah sendiri, karena banyak hal-hal yang bisa diterapkan dirumah sendiri dan bisa bebas. Kalau tinggal sama orang tua, harus menyesuaikan diri dengan orang tua kita sendiri dan saya lama-lama merasa bahwa lebih baik mempunyai rumah sendiri….:)

Lalu, untuk 1 juta dollar, menurut saya, jika jumlah tersebut saya punya di deposito, maka saya bisa santai tanpa harus kerja rodi menjadi karyawan yang pastinya pulang malem terus, saya sih bersyukur mempunyai pekerjaan tetap, dan bisa membantu banyak orang karena team saya selalu berkembang dan kita selalu merekrut orang baru setiap bulannya. Alhamdulillah banget perusahaan tempat saya bekerja ini cukup besar dan mendapatkan client baru terus setiap tahunnya. Tentunya saya juga mendoakan untuk kesuksesan terus buat perusahaan saya….amin

Kembali ke 1 juta dollar, menurut buku-buku yang saya baca; jika kita serius mengejar cita-cita, maka setidaknya, kita akan mendapatkan paling tidak 50% dari cita-cita tersebut, nahhh, untuk 1 juta dollar, jika dapet USD 500 ribu kan…lumayan banget tuh. Saat ini saya sedang memikirkan banyak alternative untuk menjadikan tambahan income buat saya.
Tentunya, saya yakin akan kemampuan saya sendiri serta akan terus selalu belajar sehingga tercapai cita-cita saya.
Mohon doanya yaaa….
 
Salam sukses,
Created: 24 Feb 13

Senin, 18 Februari 2013

Liburan


Enaknya liburan, minggu lalu saya berlibur dengan anak-anak dengan cara yang berbeda, kita tidak menginformasikan ke mereka bahwa hari Jumat ini mereka akan dibawa berlibur. Tempatnya sih di puncak aja, tapi seru melihat expresi mereka saat mereka tahu bahwa minggu ini mereka akan berlibur.....hihi...senang deh
Saya sih maunya berlibur yang banyak, tetapi karena masih karyawan, liburan bener-bener harus di atur dengan jadwal kantor serta melakukan delegasi ke temen-temen. Tapi, jutek, bete, kesel dll semua pasti ada dan sementara harus dipendam dulu sampai ada waktunya. Saat ini juga saya menabung intensif untuk bisa jalan-jalan keluar negri.

Mood memang susah ditebak, beberapa orang bisa menyembunyikan mood yang sedang jelek dan tetap berlaku seperti biasa di hari-hari kerja. Saya model yang terlihat kalau mood sedang jelek, dan saat ini, saya melakukan olahraga: lari, berenang untuk mengurangi mood jelek saya. Jika terpaksa, saya biasanya melakukan bag boxing dirumah, badan pegel dan hati lumayan lega, karena pegel, ya pastinya ketiduran.
Banyak hal yang bikin mood jelek, terutama di kerjaan, achievement, performance dan semuanya datang dari diri sendiri, so far, bos sih ok dengan kinerja saya, tetapi saya yang selalu men set goal yang lebih tinggi, dan kadang-kadang bete kalo tidak bisa mencapainya.

Sikap positive juga cukup membantu menghilangkan/mengurangi sebel kerja ini, karena melihat sesuatu dengan sikap positive, bisa menjadikan ide baru yang tadinya tidak terpikirkan. Untuk hal ini, saya percara bahwa semua nya tergantung apa yang ada dipikiran kita. Jika kita berpikir baik, maka semua akan menjadi baik. Jika kita berpikir jelek, semua akan menjadi jelek...beneran loh
Lalu, jika memang bisa, ya segera berlibur, jika dana ada (walaupun kartu kredit), sebaiknya segera berlibur, tentunya untuk kartu kreditnya yang masih terjangkau dan belum sampai limit. Karena untuk masalah kartu kredit ini, saya juga punya masalah untuk membuat tagihan menjadi nol....duh susahnya

Dan saat berlibur, apa yang paling menyenangkan? Buat saya, melihat anak-anak bermain dengan senang adalah hal yang sangat saya sukai. Mereka cukup dengan berenang dan makan, setelah itu muka mereka ceria sekali. Dan saya biasanya sambil duduk-duduk dengan membaca buku, membersihkan pikiran
Rencananya sih, liburan berikut ke eropa (amin), saya mau lihat paris eurodisney, mau melihat italy, turki (cewe-cewe nya keren banget...katanya), dengan anak-anak saya. Saya ingin mereka melihat dunia yang sebelumnya saya baru bisa lihat di umur segini (udah cukup “ dewasa” deh...xixi)

Apa hasil dari liburan? Fresh mind atau setidaknya perasaan segar dan mendapatkan ide-ide baru yang bisa diterapkan untuk memperbaiki diri. Ide-ide ini sangat penting karena kadang-kadang, kita suka merasa buntu dan tidak berkembang lagi. Dengan berdiam diri dan berpikir, kita akan mendapatkan banyak ide untuk diri sendiri. Ide tersebut juga didukung dengan technology saat ini seperti internet dan buku-buku mengenai pengembangan diri.
Lalu, saat masuk kerja, segera paksakan diri untuk melakukan hal-hal yang sudah kita rencanakan, mungkin tidak semua akan terlaksana, tetapi dengan melakukan sesuatu yang baru, saya merasa bahwa saya bertumbuh dan menjadi lebih baik.

Created: 18 Feb 13

Jumat, 15 Februari 2013

Mencari Ide


Sejak meniatkan untuk menulis secara rutin di blog setiap minggu sekali, baru terasa tekanan batin, karena ide-ide untuk menulis itu tidak selalu bisa diterima oleh diri sendiri...hehe
Padahal, banyak sekali sebenarnya yang bisa dituliskan didalam blog, karena ide awal adalah untuk menuliskan apapun yang saya rasakan dan bisa di bagikan untuk para pembaca blog. Eh iya, blog saya malah belum di publikasikan secara khusus, baru hanya untuk saya sendiri.

Nah, kembali ke ide tulis menulis, akhirnya, yang saya lakukan adalah satu; menulis! Ide awal adalah untuk menulis secara rutin di blog saya setiap minggu, dan itu yang akan saya lakukan, saya yakin dengan sejalannya waktu, pasti akan ada ide-ide baru yang muncul disetiap tulisan saya.
Lalu, bagaimana memaksa diri ya? Yah, sekarang ini contohnya, saya membuka laptop dan mulai menulis. Karena bingung tentang ide, maka kebingungan itulah yang menjadi judul dari cerita saya hari ini.

Kalau saya pikir-pikir sendiri, kesulitannya adalah dari ketakutan diri sendiri untuk memulai. Begitu dimulai, kita melangkah keluar dari area nyaman kita untuk melakukan sesuatu yang berbeda. Memikirkan sesuatu yang berbeda yang sebelumnya tidak pernah kita pikirkan. Dan ternyata, harus diakui bahwa ini sangat berat sekali.
Sekalian cerita, kenapa saya meniatkan untuk menulis secara rutin ini, salah satunya karena saya membaca semua buku naked traveler (by trinity...thanks so much for this book). Saya membaca dan kagum sekali bahwa dengan berjalan-jalan bisa menjadi cerita yang bisa di bagikan kepada orang banyak. Dan saya sangat terinspirasi sekali dengan backpacker yang menjadi cita-cita saya untuk harus dilakukan sendirian.

Akhirnya bagaimana ya? Apakah saya berhasil menuliskan secara rutin seminggu sekali? Masih diusahakan nih...yang pasti, niat saya untuk keluar dari area nyaman telah berhasil dimulai. Saya berhasil menulis satu cerit lagi hari ini. Saya berhasil duduk, membuka laptop, menulis dan meng up load ke blog saya hari ini. Saya bersyukur bisa menyelesaikannya.
Ada yang bilang sih: A journey of a thousand miles begins with a single step – by lao tzu, yang saya artikan sih, perjalanan jauh selalu dimulai dengan langkah-langkah kecil, yang selalu dilakukan sehinga akhirnya, sejauh apapun perjalanannya, bisa diselesaikan.

Hal ini juga saya terapkan dalam aktivitas olahraga saya, saya sudah aktif dalam lari, dan pernah mengikuti lari 21 km – half marathon. Hal ini dimulai dari lari-lari sedikit didekat rumah, lari di jl jend. Sudirman setiap car free day dan sampai saya menyelesaikan di Standard Chartered Marathon di Singapore 2011 dan Bali 2012. Wow! Saya sendiri masih kagum dengan pencapaian saya saat ini. Tetapi tentunya hal ini dicapai dalam waktu yang cukup lama dan sedikit demi sedikit.
Ok, melebar tuh ke masalah lari, intinya sih, saya mau cerita saja bahwa semua hal dimulai sedikit demi sedikit dan terus menerus tanpa henti sampai tercapai yang kita mau. Saya sangat suka quote ini: NEVER GIVE UP UNTIL YOU’VE GIVEN OUT ALL YOUR VERY BEST. IT’S BETTER TO FAIL TRYING THAN WONDERING WHAT COULD HAVE HAPPENED IF YOU TRIED (Jangan Menyerah Sampai Kamu Berikan Yang Sangat Terbaik, Lebih Baik Gagal Karena Mencoba, Daripada Mengkhawatirkan Apa Yang Akan Terjadi Jika Kita Mencoba-Tetapi Tidak Pernah Dicoba)
Hmmm....saya saja membacanya sampai sedih sendiri, ternyata masih banyak hal yang bisa saya lakukan dengan memberikan yang terbaik dari diri saya. Saya mempunyai banyak cita-cita, saya ingin punya penghasilan yang cukup....setiap perlu selalu dicukupkan...hehe....tetapi saya juga sadar, bahwa semua itu perlu diperjuangkan.

Minggu, 10 Februari 2013

Berlatih dan mencari sepeda

Akhirnya, saya telah terdaftar untuk Bintan Triathlon dibulan May 2013, jaraknya masih yang sprint distance, yaitu: 750 meter berenang, 20 km bersepeda dan 5 km lari. Wow! Saya kagum sendiri setelah mendaftarkan diri di event dengan nilai SGD 149 (Rp 1 jutaan) karena berarti saya harus membayar untuk pesawat, hotel dan sepeda! (saya belum punya sepeda road bike). Kagum karena saya berani maju untuk mendaftarkan diri ke event ini. Ini adalah event triathlon yang pertama yang akan saya ikuti.
Ok, lalu apa selanjutnya? Yang pasti saya harus mulai untuk berlatih. Saya sudah melalui lari half marathon – 21 km yang artinya (menurut saya), minimal lari sudah bisa diselesaikan serta untuk sepeda, saya juga pernah menyelesaikan 20 km dengan sepeda lipat, well, menurut saya hal ini juga pasti bisa.
Yang terakhir adalah berenang. 750 meter berenang adalah hal yang luar biasa buat saya karena saya berenang bukan sebagai latihan rutin, biasanya adalah untuk iseng-iseng karena ada kesempatan ke kolam renang. Nah, mulailah saya berenang, pertama saya survey dulu lokasi kolam renang, yang terdekat di rumah itu ada beberapa macam; sport  center, pool di mall dan terakhir kolam renang di salah satu kompleks perusahaan minyak Negara. Yang terakhir itu lah yang menjadi tempat latihan saya, dikarenakan tiket masuk hanya Rp. 17,500 saja dibandingkan yang lain yang mencapai Rp. 40 – 50 Ribu rupiah.
Lalu, gimana latihannya, ya, sekalian extreme, saya langsung mencoba berenang 200 – 300 meter di beberapa minggu pertama dan setelah 6 minggu, saya langsung mencoba 1000 meter, dan bisa!!!
Wow, ternyata tubuh kita ini emang luar biasa yah (kagum sendiri), kita bisa paksa tubuh kita untuk mencapai sesuatu yang kita inginkan, selama kita melatihnya dengan baik. Dan kita juga tidak pernah tahu batas dari tubuh kita sampai kita mencobanya sendiri.
So, selanjutnya apa? Saya pesan hotel, pesan pesawat, wow….mahal-mahal ya, mahal dalam artian, saya tidak siapin budget khusus di tahun 2013 ini untuk pengeluaran seperti itu…dan itu sudah mencapai 3 jutaan sendiri, tapi karena sudah diniatkan…ya tinggal dilakukan saja. Artinya saya harus memikirkan bagaimana mengatur pembayaran kartu kredit saya 3-6 bulan kedepan…ihiks
Lalu, yang paling bikin sakit kepala adalah sepeda, ternyata sepeda road bike yang layak untuk triathlon itu punya spesifikasi khusus yang membuat nilainya menjadi mahal, paling murah 5 juta rupiah!!! Pleeease!
Terus saya juga coba cek ke toko-toko sepeda yang khusus untuk perakitan sepeda, nah ini lebih bikin sakit hati, paling murah 18 juta rupiah!! OMG! Padahal di mart-mart banyak sepeda senilai 2-3 jutaan saja tapi tidak disarankan karena bisa berbahaya.
Yah saya kan lanjutkan latihan dan pencarian sepeda saya, semoga dengan menjelajah website untuk sepeda bekas, saya bisa menemukannya,

Doakan saya yaa

JJ

🏋️ 70-70-70: Rutinitas 10 Menit yang Membangun Ketangguhan Sepanjang Hari

Saat ini, saya mempunyai satu aktivitas rutin untuk memastikan tubuh saya selalu bergerak. Saya tahu saya perlu lebih banyak bergerak. Saya ...