Langsung ke konten utama

Review Buku Think Again oleh Adam Grant

Mobil Lamborghini masuk jalur Transjakarta dan mogok, berita dari detiknews tertanggal 14 January 2023. Ternyata mobil mengalami gangguan di radiator dan pengemudi memutuskan untuk masuk ke jalur transjakarta dan menghentikan mobilnya di sana. Mobil terhenti selama 30 menit dan ditilang oleh polisi. Sebaiknya, pengemudi sebaiknya berpikir ulang sebelum memasukkan mobilnya ke jalur transjakarta karena jalur tersebut adalah jalur umum.


Berpikir Kembali menjadi tema dari buku Think again oleh Adam Grant. Buku ini sangat menarik dan membuat saya berpikir Kembali mengenai aktivitas harian yang saya lakukan. Topik yang dibahas dalam buku ini adalah:

Berpikir Kembali. Kebutuhan untuk membuka pikiran kembali dan meragukan keyakinan yang kita pegang. Kita perlu membiasakan diri untuk menyediakan waktu untuk berpikir Kembali mengenai keputusan-keputusan sudah pernah dibuat dan melihat Kembali apakah ada area yang bisa diperbaiki.

Overconfidence. Bahaya overconfidence atau terlalu percaya diri dalam membuat keputusan, dan pentingnya sikap kritis terhadap diri sendiri. Overconfidence bisa membuat kita mengabaikan hal-hal yang belum kita ketahui atau tidak terlihat, sehingga kita tidak mempersiapkan diri untuk menghadapi situasi yang tidak diinginkan.

Persepktif yang berbeda. Pentingnya mencari perspektif yang berbeda, baik itu melalui bertukar ide dengan orang lain, membaca sumber yang berbeda, atau berinteraksi dengan orang-orang dari latar belakang yang berbeda.

Kritik membangun. Perlu mempelajari cara memberikan kritik yang membangun dan menerima kritik dengan terbuka, serta pentingnya merangkul keragaman dalam tim dan organisasi. Utamanya kritik membangun perlu dilakukan secara Pribadi dan focus pada perilaku, bukan pada karakter.

Rasa ingin tahu (Curiosity). Rasa ingin tahu (curiosity) dapat membantu membuka pikiran kembali dan mendorong pencapaian tujuan, serta cara mengembangkan kebiasaan belajar seumur hidup. Curiosity adalah salah satu dari enam emosi dasar manusia yang diidentifikasi oleh psikolog Paul Ekman, bersama dengan kegembiraan, kesedihan, kemarahan, takut, dan jijik. Curiosity juga telah dikaitkan dengan berbagai manfaat, termasuk peningkatan kreativitas, pemecahan masalah, dan keterampilan belajar.

Pertanyakan asumsi. Pentingnya mempertanyakan asumsi yang kita pegang dan menguji keyakinan kita dengan data dan bukti. Sebagai contoh, adanya anggapan bahwa semua hal harus dilakukan dengan cara tertentu: Mempertanyakan asumsi ini bisa dilakukan dengan mencari alternatif cara untuk mencapai tujuan atau hasil yang diinginkan.

Mengembangkan sikap mental yang kuat. Bagaimana mengembangkan sikap mental yang kuat dalam menghadapi ketidakpastian dan kesulitan, serta cara menemukan makna dalam pekerjaan dan hidup. Salah satu sikap yang masih saya pelajari adalah; membangun ketahanan mental yaitu kemampuan untuk mengatasi tantangan dan tekanan hidup. Saya sedang belajar untuk mengekspos diri pada tantangan dan menemukan cara untuk mengatasi rintangan.

Buku ini sangat menarik sekali untuk dibaca dan dipelajari cara-cara yang dituliskan. Semoga dengan membaca buku ini akan memberikan pengembangan terhadap diri.


Semoga bermanfaat, Jufiandi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Konsep Kesederhanaan dari Buku The Simplicity Principle

Saya baru menyelesaikan buku "The Simplicity Principle" oleh Julia Hobsbawn. Isi buku ini menarik karena dalam buku ini, Julia Hobsbawm menawarkan panduan untuk menghadapi dunia yang semakin kompleks dengan pendekatan yang lebih sederhana dan bermakna.  Buku ini mengajak pembaca untuk melepaskan diri dari kebisingan modern dan fokus pada hal-hal yang benar-benar penting. Julia Hobsbawm mengidentifikasi enam aspek (Hexagon) utama yang membantu menciptakan kejelasan dan ketenangan dalam hidup: 1) kesederhanaan, 2) individualitas, 3) reset, 4) pengetahuan, 5) jejaring, dan 6) waktu.  Berikut penjelasan mengenai 6 aspek tersebut:  1. Kesederhanaan (Simplicity)   Kesederhanaan bukan sekadar mengurangi hal-hal yang tidak penting, melainkan tentang menemukan kejelasan di tengah kompleksitas. Penulis  berpendapat bahwa kita sering terjebak dalam rutinitas yang terlalu rumit, baik dalam pekerjaan maupun kehidupan pribadi.  Dengan menerapkan prinsip kesederhanaa...

3 Dampak Olahraga Rutin Memberikan Mood Positif dalam Hidup

Saya rutin melakukan olahraga setiap harinya. Selain saya merasa perlu bergerak agar membuat diri saya lebih termotivasi memulai hari, saya merasa olahraga ini memberikan efek positif untuk diri saya. Ternyata banyak sekali manfaat olahraga rutin ini. Berdasarkan sebuah artikel dari Harvard Health Publishing, aktivitas fisik secara rutin dapat meningkatkan mood secara signifikan dan berkontribusi pada kesehatan mental yang lebih baik. Dari tulisan tersebut, saya tuliskan 3 dampak utama dari olahraga rutin yang bisa kita rasakan dalam kehidupan sehari-hari dan dalam jangka panjang: 1. Olahraga Meningkatkan Produksi Hormon “Feel Good” Saat kita bergerak—baik itu berlari, bersepeda, atau sekadar berjalan kaki cepat—tubuh akan melepaskan hormon seperti endorfin, serotonin, dan dopamin. Hormon-hormon ini bekerja sebagai “penyeimbang mood” alami, membantu meredakan stres dan menciptakan perasaan senang, tenang, bahkan euforia ringan.   Menurut Harvard Health, olahraga memilik...

Mengenal Filosofi 5S: Fondasi Efisiensi dan Produktivitas ala Jepang

Di bulan April 2025 kemarin, saya baru mendapatkan kesempatan mengunjungi Jepang di tiga kota: Tokyo, Osaka dan Kyoto. Hal yang sangat menarik perhatikan saya utamanya adalah kota-kota tersebut luar biasa bersih. Lalu, saya jadi teringat mengenai filosofi 5S yang berasal dari Jepang.    Filosofi 5S yaitu sebuah sistem manajemen tempat kerja yang berasal dari Jepang. Filosofi ini tidak hanya diterapkan di industri manufaktur, tetapi juga telah diadopsi di berbagai sektor seperti kesehatan, pendidikan, perkantoran, dan bahkan rumah tangga.     5S menjadi terkenal karena kesederhanaannya yang mudah dipahami, tetapi memiliki dampak besar ketika diimplementasikan secara konsisten. Nama "5S" sendiri berasal dari lima istilah dalam bahasa Jepang yang dimulai dengan huruf "S": Seiri (Sort), Seiton (Set in Order), Seiso (Shine), Seiketsu (Standardize), dan Shitsuke (Sustain) Kelima prinsip ini bekerja secara sinergis untuk menciptakan lingkungan kerja yang ...