Minggu, 28 Januari 2024

Evaluasi target menulis blog di tahun 2023

Di awal tahun 2024 ini, ternyata target saya menulis di blog ini lebih sedikit dari goals awal. Saya menuliskan goals saya untuk menulis satu artikel setiap minggu, artinya total akan ada 52 artikel di blog saya. 

Ternyata total ada 14 artikel saja ;) 

Menurut saya, dalam perjalanan menuju kesuksesan, terkadang kita menghadapi momen di mana target yang ditetapkan tidak tercapai. Ini adalah bagian normal dari pertumbuhan dan pengembangan diri. 

Di satu titik, mungkin terasa mengecewakan, tetapi perlu diingat bahwa kegagalan adalah pelajaran berharga. 

Menurut saya, berikut adalah lima poin penting yang perlu diperhatikan setelah menghadapi target yang tidak tercapai:

1. Refleksi dan Evaluasi:

Pertama-tama, refleksikan alasan di balik ketidakberhasilan target. Evaluasi secara jujur untuk memahami faktor-faktor yang mungkin berkontribusi, sehingga dapat dijadikan dasar perbaikan ke depan.

2. Terima dan Pelajari:

Terimalah bahwa kegagalan adalah bagian dari perjalanan menuju kesuksesan. Sadari pelajaran-pelajaran berharga dari pengalaman ini dan gunakan sebagai bahan bakar untuk pertumbuhan pribadi.

3. Set Ulang dan Tetapkan Tujuan yang Realistis:Set ulang tujuan dengan memperhitungkan pengalaman sebelumnya. Pastikan tujuan baru yang ditetapkan lebih realistis dan dapat dicapai dengan langkah-langkah yang konkret. 

4. Berkolaborasi dan Dukungan: 

Jangan ragu untuk mencari dukungan dari rekan kerja, teman, atau mentor. Berkolaborasi dengan orang-orang di sekitar dapat memberikan perspektif baru dan solusi yang mungkin tidak terpikirkan sebelumnya.

5. Lanjutkan dengan Semangat Baru:

Setelah evaluasi dan menetapkan tujuan baru, lanjutkan perjalanan dengan semangat baru. Jangan biarkan kegagalan menghentikan langkah-langkah menuju cita-cita. Keberhasilan seringkali merupakan hasil dari tekad untuk bangkit setelah jatuh.

Saya kembali membuat target satu artikel setiap minggu = total 52 artikel dalam satu tahun untuk tahun 2024.

Dengan sikap yang positif dan pembelajaran yang diambil dari setiap pengalaman, kita dapat terus maju dan meraih tujuan dengan lebih baik di masa depan.


Semoga bermanfaat, semangat selalu! 

Sabtu, 02 September 2023

Peran Content Writer dalam Menjangkau Target Market di Era Digital

 “Penulisan yang baik adalah penulisan yang dapat membuat pembaca merasa seperti mereka ingin mengambil tindakan."

Brian Clark

Era digital telah mengubah cara manusia berkomunikasi, berinteraksi, dan mengonsumsi informasi. Hal ini menyebabkan banyak perusahaan merubah strategi dalam cara perusahaan menjangkau target market mereka. Salah satu strategi pemasaran yang paling efektif di era digital adalah dengan menggunakan konten berkualitas.

Content writer adalah seorang profesional yang bertanggung jawab untuk membuat konten untuk berbagai platform digital, seperti situs web, blog, media sosial, dan email. Content writer harus memiliki keterampilan menulis yang baik, pengetahuan tentang SEO, dan pemahaman tentang target market.

Dalam era digital, content writer memiliki peran penting dalam menjangkau target market. Berikut adalah beberapa peran penting tersebut:

  • Membangun kesadaran merek

Content writer dapat membantu membangun kesadaran merek dengan membuat konten yang menarik dan informatif. Konten tersebut dapat digunakan untuk memperkenalkan produk atau layanan baru, berbagi informasi tentang perusahaan, atau meningkatkan brand awareness.

  • Menghasilkan leads

Leads adalah calon pelanggan yang tertarik dengan produk atau layanan yang ditawarkan perusahaan. Konten menarik dan persuasif yang dibuat oleh content writer dapat menghasilkan leads. Konten tersebut dapat mengajak pembaca untuk melakukan tindakan tertentu, seperti mengunjungi situs web, berlangganan newsletter, atau menghubungi perusahaan.

  • Meningkatkan konversi

Konversi adalah tindakan yang dilakukan oleh leads, seperti membeli produk atau layanan, berlangganan layanan, atau mendaftar ke acara. Content writer dapat membantu meningkatkan konversi dengan membuat konten yang relevan dan bermanfaat bagi target market. Konten tersebut dapat digunakan untuk menunjukkan kepada pembaca bahwa produk atau layanan yang ditawarkan perusahaan dapat memenuhi kebutuhan mereka.

  • Membangun loyalitas pelanggan

Pelanggan yang loyal akan terus membeli produk atau layanan dari perusahaan. Content writer dapat membantu membangun loyalitas pelanggan dengan membuat konten yang informatif dan bermanfaat. Konten tersebut dapat digunakan untuk memberikan informasi terbaru tentang produk atau layanan, berbagi tips dan tutorial, atau memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi pelanggan.

Untuk mencapai peran-peran tersebut, content writer harus memahami target market mereka dengan baik. Content writer harus mengetahui apa yang dibutuhkan dan diinginkan target market mereka. Selain itu, content writer juga harus mengikuti perkembangan tren digital terbaru agar konten yang mereka buat tetap relevan dan menarik.

Berikut adalah beberapa tips untuk content writer dalam menjangkau target market di era digital:

  • Lakukan riset target market

Langkah pertama yang harus dilakukan oleh content writer adalah memahami target market mereka. Content writer harus mengetahui demografi target market, seperti usia, jenis kelamin, lokasi, dan minat mereka. Selain itu, content writer juga harus mengetahui perilaku target market mereka, seperti apa yang mereka cari di internet, apa yang mereka sukai, dan bagaimana mereka berinteraksi dengan konten.

  • Gunakan bahasa yang relevan

Content writer harus menggunakan bahasa yang relevan dengan target market mereka. Content writer harus menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan menarik bagi target market mereka. Selain itu, content writer juga harus menghindari jargon dan istilah teknis yang mungkin tidak dipahami oleh target market mereka.

  • Buat konten yang informatif dan bermanfaat

Content writer harus membuat konten yang informatif dan bermanfaat bagi target market mereka. Konten tersebut harus memberikan informasi yang dibutuhkan dan diinginkan target market mereka. Selain itu, konten tersebut juga harus dapat membantu target market mereka memecahkan masalah atau mencapai tujuan mereka.

  • Gunakan platform digital yang tepat

Content writer harus menggunakan platform digital yang tepat untuk menjangkau target market mereka. Content writer harus memilih platform digital yang sering digunakan oleh target market mereka. Selain itu, content writer juga harus membuat konten yang sesuai dengan format platform digital yang digunakan.

Promosikan konten anda

Content writer tidak boleh hanya membuat konten dan berharap target market mereka akan menemukannya. Content writer harus mempromosikan konten mereka agar target market mereka dapat melihatnya. Content writer dapat mempromosikan konten mereka melalui media sosial, email, atau iklan.

Content writer memiliki peran penting dalam menjangkau target market di era digital. Dengan memahami peran dan tips-tips di atas, content writer dapat membuat konten yang efektif untuk menjangkau target market mereka dan membantu perusahaan mencapai tujuan mereka.

 

Jufiandi Junizir | September 2, 2023

Contentwriter, DigitalMarketing, ImpacfulWriting

 

Senin, 01 Mei 2023

Libur Panjang yang Bermanfaat


Hari ini adalah hari terakhir dari Libur Panjang Hari Raya Idul Fitri 1444 H, 2023. Pemerintah memberikan tambahan cuti Bersama agar dapat dimanfaatkan untuk bertemu keluarga untuk bersilahturahmi dan/atau berlibur dari kerja.

Tentunya, libur akan menjadi waktu istirahat yang sangat bermanfaat untuk mereka yang menyadari berkurangnya produktivitas di hari-hari kerja. Hal-hal yang menyebabkan berkurangnya produktivitas di antaranya adalah:

  1. Kelelahan fisik dan mental: Ketika Anda terus menerus bekerja tanpa adanya istirahat yang cukup, tubuh dan otak Anda menjadi kelelahan. Kelelahan ini dapat menyebabkan produktivitas menurun, karena sulit untuk berkonsentrasi dan fokus pada tugas-tugas yang harus dikerjakan.
  2. Stres yang tinggi: Stres yang terus-menerus dapat menyebabkan produktivitas menurun. Ketika Anda merasa terlalu banyak tekanan atau merasa khawatir tentang tugas-tugas yang belum terselesaikan, Anda mungkin kesulitan untuk berkonsentrasi dan fokus pada pekerjaan.
  3. Kebosanan: Ketika tugas-tugas yang dilakukan oleh facility manager menjadi terlalu rutin dan membosankan, produktivitas dapat menurun. Kebosanan dapat menyebabkan hilangnya motivasi dan antusiasme dalam pekerjaan.
  4. Kebutuhan untuk istirahat atau waktu luang: Terkadang kebutuhan untuk istirahat atau waktu luang dapat menjadi penting untuk memulihkan energi dan mengurangi kelelahan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan produktivitas. Jika Anda terus menerus bekerja tanpa adanya istirahat, produktivitas Anda dapat menurun secara drastis.
  5. Lingkungan kerja yang tidak kondusif: Jika lingkungan kerja Anda tidak nyaman atau tidak kondusif untuk bekerja, produktivitas Anda dapat menurun. Misalnya, jika gedung terlalu bising atau terlalu panas, Anda mungkin kesulitan untuk berkonsentrasi dan fokus pada pekerjaan.

Lalu, dengan adanya hari libur, akan membantu meningkatkan produktivitas dengan memaksimalkan waktu di hari libur tersebut termasuk: 

  • Mengurangi stres: Libur panjang memberikan waktu bagi Anda untuk mengurangi stres dan ketegangan yang mungkin muncul selama bekerja. Ketika Anda mengambil liburan, Anda dapat melakukan aktivitas yang membantu melepaskan stres seperti berlibur, melakukan olahraga, atau sekadar bersantai di rumah.
  • Memperbaiki keseimbangan kerja-kehidupan: Libur panjang memberikan kesempatan bagi Anda untuk memperbaiki keseimbangan kerja-kehidupan. Dengan memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat dan melakukan aktivitas yang Anda sukai, Anda dapat mengurangi kelelahan dan stres, serta meningkatkan kesejahteraan mental dan fisik. Dalam jangka panjang, keseimbangan kerja-kehidupan yang sehat dapat membantu meningkatkan produktivitas Anda.
  • Menjelajahi ide-ide baru: Ketika Anda pergi berlibur, Anda dapat mengeksplorasi tempat baru, bertemu orang baru, dan mengalami hal-hal baru. Ini dapat membantu membuka pikiran Anda untuk ide-ide baru dan memperluas wawasan Anda. Ketika Anda kembali bekerja, ide-ide baru ini dapat membantu meningkatkan kreativitas dan produktivitas Anda.
  • Meningkatkan motivasi: Libur panjang dapat membantu meningkatkan motivasi Anda. Dengan memiliki waktu yang cukup untuk bersantai dan melakukan aktivitas yang Anda sukai, Anda dapat merasa lebih termotivasi dan termotivasi ketika Anda kembali bekerja. Anda mungkin juga memiliki lebih banyak energi dan semangat untuk menyelesaikan tugas-tugas yang menantang.
  • Memberikan waktu untuk refleksi dan perencanaan: Libur panjang memberikan waktu bagi Anda untuk merenungkan kembali tujuan-tujuan Anda dan memikirkan cara untuk mencapainya. Anda dapat menggunakan waktu ini untuk merencanakan strategi kerja Anda di masa depan dan membuat rencana aksi yang lebih baik. Dengan memperbaiki rencana Anda, Anda dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas Anda di masa depan.

Terkadang, hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk menjadi lebih produktif adalah berhenti sejenak. Jangan terlalu fokus pada pekerjaan hingga melupakan pentingnya keseimbangan hidup. Ambil waktu untuk liburan panjang dan biarkan diri Anda kembali dengan semangat yang lebih tinggi dan pikiran yang lebih jernih.

 

Semoga bermanfaat, Jufiandi

Minggu, 02 April 2023

Review Buku Think Again oleh Adam Grant

Mobil Lamborghini masuk jalur Transjakarta dan mogok, berita dari detiknews tertanggal 14 January 2023. Ternyata mobil mengalami gangguan di radiator dan pengemudi memutuskan untuk masuk ke jalur transjakarta dan menghentikan mobilnya di sana. Mobil terhenti selama 30 menit dan ditilang oleh polisi. Sebaiknya, pengemudi sebaiknya berpikir ulang sebelum memasukkan mobilnya ke jalur transjakarta karena jalur tersebut adalah jalur umum.


Berpikir Kembali menjadi tema dari buku Think again oleh Adam Grant. Buku ini sangat menarik dan membuat saya berpikir Kembali mengenai aktivitas harian yang saya lakukan. Topik yang dibahas dalam buku ini adalah:

Berpikir Kembali. Kebutuhan untuk membuka pikiran kembali dan meragukan keyakinan yang kita pegang. Kita perlu membiasakan diri untuk menyediakan waktu untuk berpikir Kembali mengenai keputusan-keputusan sudah pernah dibuat dan melihat Kembali apakah ada area yang bisa diperbaiki.

Overconfidence. Bahaya overconfidence atau terlalu percaya diri dalam membuat keputusan, dan pentingnya sikap kritis terhadap diri sendiri. Overconfidence bisa membuat kita mengabaikan hal-hal yang belum kita ketahui atau tidak terlihat, sehingga kita tidak mempersiapkan diri untuk menghadapi situasi yang tidak diinginkan.

Persepktif yang berbeda. Pentingnya mencari perspektif yang berbeda, baik itu melalui bertukar ide dengan orang lain, membaca sumber yang berbeda, atau berinteraksi dengan orang-orang dari latar belakang yang berbeda.

Kritik membangun. Perlu mempelajari cara memberikan kritik yang membangun dan menerima kritik dengan terbuka, serta pentingnya merangkul keragaman dalam tim dan organisasi. Utamanya kritik membangun perlu dilakukan secara Pribadi dan focus pada perilaku, bukan pada karakter.

Rasa ingin tahu (Curiosity). Rasa ingin tahu (curiosity) dapat membantu membuka pikiran kembali dan mendorong pencapaian tujuan, serta cara mengembangkan kebiasaan belajar seumur hidup. Curiosity adalah salah satu dari enam emosi dasar manusia yang diidentifikasi oleh psikolog Paul Ekman, bersama dengan kegembiraan, kesedihan, kemarahan, takut, dan jijik. Curiosity juga telah dikaitkan dengan berbagai manfaat, termasuk peningkatan kreativitas, pemecahan masalah, dan keterampilan belajar.

Pertanyakan asumsi. Pentingnya mempertanyakan asumsi yang kita pegang dan menguji keyakinan kita dengan data dan bukti. Sebagai contoh, adanya anggapan bahwa semua hal harus dilakukan dengan cara tertentu: Mempertanyakan asumsi ini bisa dilakukan dengan mencari alternatif cara untuk mencapai tujuan atau hasil yang diinginkan.

Mengembangkan sikap mental yang kuat. Bagaimana mengembangkan sikap mental yang kuat dalam menghadapi ketidakpastian dan kesulitan, serta cara menemukan makna dalam pekerjaan dan hidup. Salah satu sikap yang masih saya pelajari adalah; membangun ketahanan mental yaitu kemampuan untuk mengatasi tantangan dan tekanan hidup. Saya sedang belajar untuk mengekspos diri pada tantangan dan menemukan cara untuk mengatasi rintangan.

Buku ini sangat menarik sekali untuk dibaca dan dipelajari cara-cara yang dituliskan. Semoga dengan membaca buku ini akan memberikan pengembangan terhadap diri.


Semoga bermanfaat, Jufiandi

Mengembangkan Pola Pikir Growth Mindset

Diinformasikan dari detik.com, Jakarta - Pemuda asal Kendari, Sulawesi Tenggara, Benaia Manasye Lintjewas dinyatakan lulus jadi tentara Amerika Serikat (AS). Benaia sendiri dikabarkan masih berstatus WNI. Diduga pria berusia 21 tahun ini iseng daftar menjadi tentara AS dan ternyata malah mendapatkan hasil nilai tertinggi di angkatannya.

Senang sekali mengetahui bahwa jika benar-benar diusahakan dan dipikirkan, ternyata mencapai tujuan bisa diwujudkan. Pada dasarnya, semua orang PASTI BISA mewujudkan cita-citanya, dengan mengembangkan Growth Mindset.


Growth mindset adalah konsep yang diperkenalkan oleh psikolog Carol Dweck yang merujuk pada pandangan seseorang tentang kemampuan dan potensi diri. Seseorang dengan growth mindset memandang bahwa kemampuan dan potensi diri dapat berkembang melalui upaya dan latihan yang terus-menerus. Dalam pandangan growth mindset, kegagalan dan kesulitan dianggap sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang, bukan sebagai tanda ketidakmampuan atau kelemahan.

Bagaimana mengembangkan Growth Mindset ini? Beberapa Langkah berikut bisa membantu kita sebagai Pribadi untuk mengembangkannya, yaitu:

Menyadari kemampuan diri. Langkah pertama untuk mengembangkan growth mindset adalah menyadari bahwa kemampuan dan potensi dapat berkembang melalui upaya dan latihan yang terus-menerus. Memahami bahwa kemampuan tidak ditentukan secara bawaan dan dapat ditingkatkan melalui usaha yang konsisten adalah kunci untuk mengadopsi growth mindset.

Ubah cara pandang terhadap kegagalan. Orang dengan growth mindset melihat kegagalan sebagai kesempatan untuk belajar dan tumbuh, bukan sebagai tanda ketidakmampuan atau kelemahan. Cobalah untuk melihat kegagalan sebagai langkah menuju kesuksesan dan belajar dari kesalahan untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan.

Fokus pada proses, bukan hasil. Orang dengan growth mindset fokus pada proses dan upaya, bukan hanya hasil akhir. Alihkan perhatian dari hasil yang diinginkan ke proses yang diperlukan untuk mencapai hasil tersebut. Fokus pada proses membantu Anda belajar dan berkembang, bukan hanya pada hasil akhir.

Cari tantangan baru dan ambil risiko. Orang dengan growth mindset mencari tantangan dan ambil risiko untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan. Cobalah untuk keluar dari zona nyaman Anda dan mencoba hal-hal baru yang menantang untuk mengembangkan diri.

Menyemangati diri sendiri dan orang lain. Memberikan semangat pada diri sendiri dan orang lain untuk mengembangkan growth mindset. Gunakan bahasa positif dan beri dukungan pada diri sendiri ketika menghadapi tantangan. Beri dukungan pada orang lain dengan memberikan umpan balik konstruktif dan memberikan dorongan untuk mencapai potensi terbaik mereka.

Selalu belajar dan mengembangkan diri. Selalu belajar untuk mengembangkan growth mindset. Belajar dari pengalaman, baca buku atau artikel, ikuti pelatihan atau seminar, dan cari mentor atau teman yang dapat membantu Anda berkembang.

Selalu bersemangat untuk belajar! Kita pasti bisa mencapai yang dicita-citakan.

Semoga bermanfaat, Jufiandi

Senin, 27 Maret 2023

Raving Fans - Buku Karya Ken Blanchard & Sheldon Bowles

 

Saat ini, dunia usaha membutuhkan pelanggan yang sangat setia dan mencintai produk atau layanan sebuah bisnis. Pelanggan jenis ini memiliki pengalaman yang sangat positif dengan bisnis dan merasa sangat terhubung dengan merek tersebut. Mereka bahkan menjadi "penjual" secara alami dengan merekomendasikan bisnis tersebut kepada orang lain.

Saya baru saja membaca buku dengan judul raving fans karya Ken Blanchard dan Sheldon Bowles. Raving fans adalah pelanggan yang sangat setia dan mencintai produk atau layanan sebuah bisnis. Menurut Blanchard dan Bowles, memiliki raving fans merupakan tujuan utama bagi bisnis, karena mereka tidak hanya menjadi pelanggan tetap, tetapi juga membantu memperluas jangkauan bisnis dan menciptakan citra positif yang kuat.

Berikut adalah ringkasan buku ini. Buku ini dibagi menjadi tiga bagian: "Menemukan Apa yang Pelanggan Inginkan", "Memberikan Layanan yang Sangat Luar Biasa", dan "Mengubah Pelanggan Menjadi Raving Fans".

1. Bagian pertama membahas pentingnya mengetahui apa yang diinginkan pelanggan Anda dan bagaimana memenuhi keinginan mereka. Hal ini melibatkan mengidentifikasi segmen pasar yang tepat dan mengembangkan produk atau layanan yang tepat untuk mereka.

Beberapa cara untuk mengetahui apa yang diinginkan pelanggan seperti; mengadakan survei, meninjau umpan balik pelanggan, dan berinteraksi dengan pelanggan secara langsung dapat membantu untuk memahami perspektif pelanggan.

 

2. Bagian kedua membahas bagaimana memberikan layanan yang sangat luar biasa kepada pelanggan. Hal ini melibatkan mempekerjakan orang yang tepat, memberikan pelatihan yang tepat, dan menciptakan lingkungan kerja yang mendukung.

Pastinya, perusahaan harus mempekerjakan karyawan yang memenuhi kriteria tertentu dan memiliki keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang tepat dalam memberikan layanan pelanggan. Pelatihan dan pengembangan diperlukan untuk memastikan karyawan memiliki keterampilan dan pengetahuan terbaru yang dibutuhkan untuk memberikan layanan yang unggul.

 

3. Bagian ketiga membahas bagaimana mengubah pelanggan menjadi raving fans. Ini melibatkan membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan dan memberikan pengalaman pelanggan yang luar biasa setiap kali mereka berinteraksi dengan bisnis anda.

Membangun hubungan dengan pelanggan dapat dilakukan seperti: melalui acara pelanggan, hadiah, atau promosi khusus.

Memberikan pengalaman pelanggan yang luar biasa: perusahaan harus terus memperbaiki pengalaman pelanggan mereka dan menawarkan nilai tambah, seperti fasilitas tambahan atau layanan gratis.

 

Menurut saya, buku "Raving Fans" memberikan pandangan yang berguna tentang bagaimana membangun pelanggan yang sangat setia dan memperkuat bisnis. Buku ini memberikan banyak contoh nyata dan strategi praktis yang dapat diterapkan oleh perusahaan dari semua ukuran dan industry.

 

Semoga bermanfaat, Jufiandi

Sabtu, 04 Maret 2023

Tindakan untuk mengejar keunggulan - apa saja yang saya lakukan di 2023

Blog ini judulnya; action to chase excellence, artinya tindakan untuk mengejar keunggulan. Judul ini dibuat untuk selalu mengingatkan saya menjadi lebih baik dari sebelumnya dengan selalu memikirkan tindakan-tindakan serta hal-hal baru dan berbeda.

Beberapa catatan diri untuk action to chase excellence adalah:

  1. Terapkan teknik perencanaan yang baik. Saat ini saya membuat perencanaan di awal hari, awal minggu lalu melakukan evaluasi setiap akhir hari.
  2. Bekerja dengan target yang jelas dan realistis. Setiap perencanaan dibuat untuk menyelesaikan beberapa target yang bisa diselesaikan di hari yang sama.
  3. Menyelesaikan tugas-tugas dengan tepat waktu. Untuk setiap target yang dibuat, saya sudah membuatkan target kapan diselesaikan, sesederhana pagi hari atau siang hari, sehingga saya bisa secara flexible menyelesaikan tugas tersebut.
  4. Berusaha untuk menyempurnakan pekerjaan dengan baik. Untuk setiap pekerjaan yang telah diselesaikan, saya melakukan evaluasi dan review untuk pekerjaan tersebut dan memikirkan hal-hal apa saja yang dapat diperbaiki.
  5. Berlatih dan belajar dari kesalahan. Untuk setiap project/rencana kerja, saya bekerja sama dengan team untuk membahas bersama dan meminta pendapat untuk pemikiran yang lebih baik.
  6. Menggunakan teknik pembelajaran yang efektif. Untungnya, banyak informasi untuk belajar lebih baik dari dunia internet. Saya banyak membaca e-book yang ada dan membuatkan catatan yang bisa saya implementasikan.
  7. Berdiskusi dengan orang lain untuk mendapatkan ide-ide baru. Saya berusaha untuk bertemu dengan orang baru setiap bulannya. Orang baru ini bisa saja teman dari kantor lama, teman sekolah dan lainnya yang saya akan ajak diskusi untuk mendapatkan ide-ide baru.
  8. Terapkan proses evaluasi yang konsisten. Saat ini, evaluasi yang saya lakukan setiap minggu dan setiap hari untuk aktivitas yang ada.
  9. Membuat dan mengikuti rencana yang terarah. Perencanaan saya bagi menjadi tiga; pendek, menengah dan panjang. Perencanaan jangka pendek dan menengah untuk operasional dan keuangan dan perencanaan jangka panjang untuk mimpi dan cita-cita saya.
  10. Berfokus pada hasil yang diinginkan. Saya menuliskan tujuan saya dan secara rutin menulis ulang untuk memastikan aktivitas saya sehari-hari adalah sesuai dengan yang saya sudah cita-citakan. Jika ada perubahan, maka saya akan evaluasi kembali aktivitas harian saya.

Ternyata blog ini dibuat sejak tahun 2012, banyak hal yang sudah saya tuliskan dan saya akan selalu belajar untuk menjadi lebih baik.

Semoga bermanfaat, Jufiandi

🌱 3 Pilar Mentorship yang Membentuk Pemimpin Generasi Berikutnya

Harus diakui, kalau ada kepuasan yang berbeda ketika saya melihat seseorang yang pernah saya mentori berhasil memimpin timnya sendir...