Selasa, 23 November 2021

7 Teknik untuk Take a Break!

“If you feel struggling and burn out, you need a break instead of productivity” – anonymous

“Jika Anda sudah berjuang dan terlalu Lelah, Anda perlu istirahat daripada menjadi produktif”- anonim

Take a Break! Atau, istirahatkan tubuh anda! 

Ambil langkah mundur dan keluar dari pikiran Anda. Banyak hal tidak seburuk yang anda pikirkan. 

7 teknik berikut ini akan membantu anda untuk mengistirahatkan tubuh anda:

1) Lihat faktanya

Mundur selangkah dan lihat situasi Anda saat ini dari sudut pandang yang murni objektif. Apa saja faktanya? Fakta tidak besar kesepakatan, tapi interpretasi Anda tentang mereka bisa. Maukah kamu mengingat situasi saat ini dua puluh tahun dari sekarang? Apakah itu benar-benar masalah besar? Jika tidak, bisakah kamu melepaskannya?

 

2) Bicaralah dengan teman

Hubungi teman baik anda yang dapat berdiskusi untuk mendengarkan pendapat dari sisi yang berbeda. Teman yang tepat akan membuat anda senang dan mengistirahatkan tubuh/pikiran anda.

 

3) Pekerjakan seorang pelatih/coach

Temukan seseorang yang Anda bisa konsultasi mengenai pemikiran dan cara kerja anda. Ini akan memberi Anda perspektif baru dan akan menciptakan akuntabilitas, mendorong Anda untuk mengambil tindakan yang konsisten.

 

4) Istirahat

Mungkin memang hanya istirahat yang dibutuhkan; tidur siang tanpa gangguan, santai tanpa gadget atau berlibur di akhir pekan yang santai tanpa melakukan apapun. 

 

5) Self-compassion - belas kasih diri.

Menerima diri apa adanya. Menyadari bahwa diri ini adalah ciptaan yang luar biasa Indah dan perasaan yang dirasakan saat ini adalah hal yang bagus.

Hilangkan kritik negative kepada diri sendiri dan dorong diri Anda sendiri untuk menjadi lebih baik/ merasakan lebih baik. 

 

6) Lakukan sesuatu untuk orang lain

Bantu orang lain dapat mencegah Anda dari terlalu fokus pada diri sendiri dan pada masalah Anda sendiri. Siapa bisa bantu hari ini? Bisakah Anda membeli hadiah untuk seseorang? Bisakah Anda mengirim surat terima kasih? Bisakah Anda membantu seseorang mencapai tujuannya?

 

7) Latihan

Gerakkan tubuhmu. Lari pagi, sore atau malam, pergi ke gym. Lakukan yoga. Latihan adalah cara yang bagus untuk mengubah fokus Anda dari pikiran ke tubuh Anda.

Sayangi tubuh dan pikiran anda. Biasakan berpikir positif dan merasa Bahagia. Bersyukur dengan yang sudah dialami hari ini. Bersyukur masih hidup, masih punya tempat tinggal, masih mempunyai makanan. Bersyukur dengan hal-hal kecil.

Jumat, 19 November 2021

5 Teknik Mengembalikan Motivasi Diri

“Start where you are. Use what you have. Do what you can.” -Arthur Ashe

“Mulai dari tempat Anda berada. Gunakan apa yang Anda miliki. Lakukan apa yang kamu bisa."

-Arthur Ashe, seorang pemain tenis profesional Amerika yang memenangkan tiga gelar tunggal Grand Slam.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita perlu memiliki motivasi diri untuk membuat diri selalu semangat. Namun, motivasi akan datang dan pergi. Untuk mengembalikan motivasi tersebut, banyak hal yang bisa kita lakukan.

Berikut 5 teknik untuk kembali termotivasi:

1. Tuliskan daftar dan selesaikan.

Tulis daftar semua hal yang harus Anda lakukan tetapi telah ditunda. Kelompokkan jenis pekerjaan ini dalam kategori: pekerjaan kantor, kebutuhan Pribadi dan lainnya. Lalu, buat jadwal dan memblok waktu untuk menyelesaikannya. 

 

2. Selesaikan tugas yang sederhana dan mudah.

Kerjakan tugas kecil yang bergerak Anda menuju tujuan Anda. Kemudian, jika Anda menyukainya, kerjakan yang lain dan lihat ke mana ia membawa Anda. Buatkan batas waktu saat mengerjakan tugas ini dan lihat saat anda berhasil menyelesaikan sesuai target waktu yang anda tentukan sendiri – akan menyenangkan.

 

3. Selesaikan tugas yang telah ditunda terlalu lama:

Lihat daftar yang anda tuliskan, dan identifikasi salah satu tugas atau proyek yang telah Anda rencanakan sejak lama dan tertunda untuk sementara waktu. Segera mulai mengerjakan dan focus hanya satu tugas ini sampai selesai.

 

4. Selesaikan tiga hal hari ini.

Tuliskan tiga tugas sederhana yang Anda inginkan untuk menyelesaikan hari ini. Lengkapi, lalu coret dari daftar Anda dan katakana diri Anda sendiri, "kerja bagus!" Hadiahi diri Anda dengan suguhan atau film favorit Anda di penghujung hari. Ulangi proses ini besok dan lusa.

 

5. Selesaikan satu proyek tertentu.

Pilih salah satu aktivitas yang sangat berbeda dan jadikan proyek, missal: mengikuti kursus Bahasa isyarat. Ikuti dan selesaikan!

Begitu berhasil menyelesaikan ujian dan lulus di level tersebut, akan sangat menyenangkan sekali!

Intinya, “Just Do It!” sesuai iklan Nike, bahwa kita perlu segera mengerjakannya, apapun itu! Hal-hal yang tertunda, pekerjaan, penyelesaian masalah. Jika kita sudah mulai mengerjakan, maka hanya menunggu waktu saja untuk penyelesaiannya.

Sekali lagi “JUST DO IT!”

Selasa, 02 November 2021

6 Hal Bermanfaat untuk Mengurangi STRESS

Stress adalah respons tubuh kita terhadap tekanan. Banyak situasi atau peristiwa kehidupan yang berbeda dapat menyebabkan stres. Ini sering dipicu ketika kita mengalami sesuatu yang baru, tidak terduga atau yang mengancam rasa diri kita, atau ketika kita merasa kita memiliki sedikit kendali atas suatu situasi – menurut www.mentalhealth.org.uk

Dari buku yang saya baca; “Meraih Sukses di Era Next Normal oleh Dale Carnegie” ternyata STRESS adalah singkatan dari aktivitas yang bisa mengurangi stress itu sendiri;

S - Self-awareness (Kesadaran Diri). Kesadaran diri merupakan sikap yang berupaya memerhatikan pikiran, perilaku, perasaan dan dampaknya terhadap orang lain. Sikap ini termasuk menyadari kekurangan diri dan berusaha memperbaikinya.  

T - Tender loving care (Lembut penuh kasih sayang). Hal ini diperuntukkan untuk diri sendiri. Agar menyayangi diri sendiri dan menerima saat diri sedang Lelah, gelisah atau kuatir untuk hal-hal tertentu. Berani untuk stop dan beristirahat sejenak, lalu lanjut lagi di esok hari.

R – Relaxation. Rileks untuk menenangkan diri. Cara menenangkan diri ini bisa dengan melakukan meditasi, meninggalkan laptop dan handphone atau membaca buku. Saya sendiri belajar untuk meninggalkan handphone dan focus membaca buku atau bermeditasi.

E – Exercise. Melakukan olahraga secara rutin setiap hari. Dari banyak sumber menginformasikan bahwa melakukan berolahraga minimal 30 menit per hari, akan membuat diri menjadi lebih focus dan lebih bersemangat untuk menjalani hari.  

S - Sense of humor. Berani mentertawakan kebodohan sendiri juga mengurangi stress. Saya sadar sebagai manusia aka nada hal-hal yang tidak saya ketahui. Dan dengan mengetahui kebodohan saya tersebut, saya belajar sesuatu yang baru.

S - Seeks help from others. Berani minta tolong. Saya menyadari keterbatasan dan saya menetukan titik tertentu di mana saya akan minta tolong ke orang lain. Saya yakin bahwa dengan meminta tolong, saya juga membantu diri saya untuk berani belajar dari orang lain.

Makin stress makin kacau

Usir stress usir galau

Matahari terbit dari timur

Hidup damai Panjang umur

Selasa, 14 September 2021

Menjadi Orang yang Gigih

“Do it badly; do it slowly; do it fearfully; do it any way you have to, but do it.”

“Lakukan dengan buruk; lakukan pelan-pelan; lakukan sambil takut-takut; lakukan dengan cara apa pun, tetapi lakukan. ”

― Steve Chandler, penulis buku terkenal; Reinventing Yourself: How to Become the Person.

Orang yang gigih adalah orang yang selalu bangkit, tetap berusaha dan tetap maju, walaupun menemukan kegagalan dalam setiap usaha yang dilakukan.

Untuk menjadi seseorang yang gigih, perlu memiliki sikat berikut ini:

1.       Memiliki tujuan. Tujuan yang memenuhi SMART: 

Specific: tujuan yang jelas dan dituliskan. Measurable: terukur. Achievable: bisa dicapai. Realistic: realistis. Timely: memiliki jangka waktu tertentu.

2.       Komitmen. Selalu berjanji kepada diri sendiri untuk melakukan hal-hal yang telah direncanakan.

3.       Mempunyai role model. Memiliki contoh seseorang public figure yang telah berhasil dan dipelajari sejarah kesuksesannya.

4.       Optimis. Percaya bahwa semuanya ada hikmahnya. Kalau gagal dipelajari, kalau berhasil disyukuri.

5.       Merubah strategi. Pastikan tujuan selalu sama, strategi pencapaian yang dapat berubah.

Saya belajar untuk menjadi orang yang gigih. Saya senang membaca dan mempelajari orang-orang yang sukses. Karena itu saya membuat checklist harian yang selalu saya usahakan untuk selesai setiap harinya. Isi dari checklist itu adalah:

-          Membaca buku minimal 20 lembar setiap hari.

-          Olah raga minimal 30 menit setiap hari.

-          Mendengarkan training online minimal 15 menit setiap hari.

-          Membaca artikel sesuai bidang saya; facility management, minimal 2 artikel setiap harinya.

-          Mempelajari sesuatu yang baru setiap harinya.

Di awal hari, saya akan berencana untuk melakukan semua hal-hal tersebut dan di akhir hari, saya akan melakukan evaluasi, apakah saya sudah melakukan dengan benar. Jika masih ada kekurangan, maka saya mempunyai hal-hal yang perlu saya perbaiki untuk esok hari. Yang pasti, saya akan selalu bersyukur sudah berusaha menjadi diri yang lebih baik di hari ini.

 

Air sungai air jernih

Arus deras arus kuat

Jadilah diri orang yang gigih

Selalu bangkit selalu semangat

Senin, 13 September 2021

1% Saja Meningkatkan Kemampuan Diri!

If you get one percent better each day for one year, you'll end up thirty-seven times better by the time you’re done – James Clear

“Jika Anda mendapatkan satu persen lebih baik setiap hari selama satu tahun, Anda akan berakhir tiga puluh tujuh kali lebih baik pada saat Anda selesai”

James Clear menuliskan di website-nya: https://jamesclear.com/continuous-improvement

Tiga hal berikut ini akan membuat anda satu persen lebih baik setiap harinya.

1)      Membaca buku pengembangan diri minimal 20 lembar.

Buku pengembangan diri ini disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Bisa dengan topik kepemimpinan, pengaturan waktu, keuangan atau bidang-bidang yang sedang dipelajari secara khusus. Jadwalkan waktu di pagi hari atau sore hari untuk membaca buku ini.

Saya membiasakan untuk membaca buku pengembangan diri di pagi hari sebelum bekerja. Dengan membaca 10-15 menit saja, biasanya saya akan mendapatkan ide mengenai bagaimana saya menjalankan hari ini, bagaimana saya berbicara dengan team saya atau bagaimana saya bisa mengembangkan bisnis perusahaan menjadi lebih baik.

2)      Olahraga minimal 30 menit.

Olahraga meningkatkan imunitas serta membuat diri menjadi segar. Dengan olahraga, maka akan banyak ide-ide baru yang terpikirkan. Dengan olahraga juga, pernafasan dan tubuh akan lebih segar dalam bekerja setiap hari.

Saya fokuskan diri saya untuk selalu jalan/lari setiap hari. Kalau lagi malas, larinya sebentar, kalau sedang semangat, bisa lari sampai 5 km di pagi hari. Dengan lari, saya mendapatkan badan yang lebih bugar dan pikiran lebih segar.

3)      Membuat dan melakukan evaluasi kerja.

Setiap hari membuat rencana kerja. Pembuatan rencana kerja ini bisa dilakukan di pagi hari atau di sore hari. Di awal kerja atau di akhir kerja. Intinya, semua pekerjaan dibuatkan rencananya. Untuk pemilihan waktu berdasarkan kebiasaan saja.

Selanjutnya, melakukan evaluasi dari hasil actual yang dilakukan berdasarkan rencana yang sudah dibuat.

Ada tips dari internet yang menuliskan, bahwa maksimal membuat rencana kerja itu untuk 6 pekerjaan saja. Selesaikan 6 pekerjaan tersebut, lalu buat rencana lagi untuk 6 pekerjaan selanjutnya. Dengan demikian pekerjaan akan selesai

Mari kita selalu tingkatkan kemampuan diri untuk menjadi lebih baik setiap hari. Cukup 1% saja!

Minggu, 11 Juli 2021

Inilah Jenis Kemampuan Bertahan dalam Menghadapi Krisis

 Ada pepatah jepang “Nana korobi, ya oki” yang artinya “Jatuh tujuh kali, bangkit delapan kali”. Itu berarti memilih untuk tidak pernah putus asa, dan selalu berusaha untuk lebih baik.

Dunia saat ini sedang berubah, dengan adanya pandemic Covid-19, pola hidup masyarakat menjadi berubah;

  • Tidak dapat bertemu muka - bekerja di rumah
  • Tidak dapat makan di restoran/café/tempat umum – makanan di bawa pulang.
  • Tidak dapat masuk mall/pusat perbelanjaan/toko – pembelian online. 

Akibatnya, untuk usaha-usaha dengan konsep restoran, toko di mall banyak yang mengalami kerugian dan harus tutup atau mengurangi karyawannya.

Namun, ada juga perusahaan dan pengusaha yang berusaha untuk bertahan dan membuat strategi-strategi baru dalam menghadapi perubahan ini.

Kemampuan bertahan ini dinamakan resilience yaitu; kemampuan untuk pulih dan bangkit kembali dari kesulitan dan penderitaan, merasa lebih kuat dan lebih mampu untuk mengatasi dari sebelumnya.

Menurut Katie Hurley* ada 4 type dari resilience, yaitu:  

  • Psychological resilience: kemampuan untuk bertahan secara mental atau beradaptasi dengan ketidakpastian, tantangan, dan kesulitan.
  • Emotional resilience: kemampuan secara emosional untuk menyadari perasaan diri saat menghadapi krisis. Orang yang memiliki ketahanan emosional mampu membuat diri selalu optimis dalam menghadapi masalah.
  • Physical resilience: kemampuan tubuh untuk beradaptasi dengan tantangan, mempertahankan stamina dan kekuatan, dan pulih dengan cepat dan efisien
  • Community resilience: mengacu pada kemampuan sekelompok orang untuk merespon dan pulih dari situasi yang merugikan, seperti bencana alam, tindakan kekerasan, kesulitan ekonomi, dan tantangan lain bagi komunitas mereka.

Dengan memiliki kemampuan untuk bertahan ini, maka kita akan dapat menghadapi krisis, paling tidak kita akan tetap optimis dan selalu mengusahakan sesuatu yang lebih baik.

Resilience is accepting your new reality, even if it's less good than the one you had before. You can fight it, you can do nothing but scream about what you've lost, or you can accept that and try to put together something that's good - Elizabeth Edwards

*Sumber: https://www.everydayhealth.com/wellness/resilience/


Salam,
Jufiandi

Sabtu, 10 Juli 2021

4 Strategi Untuk Menjaga Motivasi Diri

Untuk orang-orang yang sedang semangat dan mempunyai motivasi tinggi. Mereka sudah sangat terbiasa menetapkan goals/tujuan setiap hari. Goals ini termasuk; membaca buku, olahraga, menuliskan goals harian, dan lainnya.

Menarik sekali mengetahui, bahwa faktanya, semua itu memiliki tantangan sendiri-sendiri. Beberapa orang bertahan 3-4 hari, setelah itu, datang rasa malas, terlewat 1-2 hari. Ada yang baru 2 hari melakukan goals, pada hari ketiga sudah tidak lagi.

Bagaimana untuk tetap selalu termotivasi? Inilah strategy yang diberikan oleh Dr. Todd DeWett, pakar yang dicari secara internasional, pembicara TEDx empat kali, dan telah dikutip di TIME, New York Times, Bloomberg Businessweek, Forbes, CNN, dan banyak outlet lainnya (lihat: https://www.drdewett.com/ )

1. Buat goals yang pasti tercapai/ringan.
Goals yang terlalu tinggi/sulit akan menghilangkan motivasi diri. Seperti para pelari marathon, sebelum bisa berlari sejauh 42 km tanpa henti, mereka akan memulai dari 1 km berlari tanpa henti, dilakukan secara terus menerus. 

2. Meningkatkan goals secara bertahap.
Setelah kuat dan cepat untuk jarak 1 km selama waktu tertentu (3 – 4 minggu) para pelari marathon akan menambah jarak lebih jauh lagi, 2 km, 3 km dan seterusnya sampai mencapai jarak lari marathon – 42 km. 

3. Jadikan kebiasaan.
Para pelari marathon tersebut menjadikan lari menjadi kebiasaan mereka, mereka terbiasa lari, setiap hari, pagi dan sore secara serius. Dengan menjadi terbiasa, badan akan menyesuaikan dengan rutinitas kebiasaan tersebut sehingga menjadi lebih kuat dan bisa ditingkatkan.

4. Ajak teman.
Ide lainnya adalah dengan mengajak teman untuk mencapai goals Bersama. Dengan teman yang memiliki goals yang sama, akan lebih mudah untuk meningkatkan goals setiap waktu dan memacu diri untuk selalu memperbaiki diri.

Dengan strategi tersebut, dipastikan diri akan selalu termotivasi dan akan selalu memacu untuk menjadi lebih baik lagi.

Aktif olahraga setiap hari

Kesehatan sangat berharga

Selalu rajin evaluasi diri

Agar motivasi selalu terjaga


Salam,

Jufiandi


🌱 3 Pilar Mentorship yang Membentuk Pemimpin Generasi Berikutnya

Harus diakui, kalau ada kepuasan yang berbeda ketika saya melihat seseorang yang pernah saya mentori berhasil memimpin timnya sendir...